0
Pemburuonline.com- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tak ada larangan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan ataupun acara di kawasan Monumen Nasional (Monas), termasuk untuk acara reuni akbar Alumni 212 pada Minggu, 2 Desember mendatang.

"Tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (19/11).

Kendati demikian, Anies menegaskan untuk izin penyelenggaraan acara tetap menjadi kewenangan pihak kepolisian. Sedangkan untuk Pemprov DKI, kata Anies hanya memiliki kewenangan soal perizinan tempatnya saja.


"Secara prinsip kita menyetujui, tapi untuk kegiatan keramaian bukan kita, untuk keramaian di kepolisian. Tentang tempatnya memang bisa digunakan," tuturnya.

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni 212 berencana menghelat reuni akbar Alumni 212 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta pada 2 Desember mendatang. Reuni tersebut merupakan yang kedua setelah PA 212 menggelar acara serupa pada 2017 lalu.

"Insya Allah," kata Ketua PA 212 yang juga juru bicara FPI Slamet Maarif saat dikonfirmasi, Jumat (19/10).

Rencana reuni diperoleh berdasarkan dua foto berisi ajakan reuni akbar Alumni 212 yang diterima Pemburuonline.com.

Pada foto pertama tertulis Reuni Akbar Mujahid 212 Monas 2 Desember 2018. Kemudian pada foto kedua, tertulis Reuni ke-2 Alumni 212 dan Deklarasi Akbar Relawan Prabowo-Sandi dari Seluruh Indonesia.

Aksi 212 pertama kali dilaksanakan di kawasan Monas pada 2 Desember 2016 silam. Aksi ini buntut dari aksi sebelumnya pada 4 November 2016 atau aksi 411. Kala itu, massa yang hadir menuntut mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk bertanggungjawab terhadap pernyataannya yang dianggap menghina agama Islam.

Pada acara reuni akbar Alumni 212 tahun 2017 lalu, sejumlah tokoh nasional diketahui hadir, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

(cnn/rdi)

Posting Komentar

 
Top