0
SURABAYA - Pengadilan Negeri Surabaya menggelar sidang putusan perkara narkoba yang menjerat terdakwa Rusdiyanto alias Didi alias Kopyek.

Pemuda 25 tahun asal Jl.Sidowungu Menganti Gresik ini kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda putusan (Vonis) yang digelar diruang sidang Garuda2 dan dipimpin oleh DEDY FARDIMAN selaku Ketua Majelis Hakim pn surabaya.

Dalam sidang terdakwa di dampingi kuasa hukumnya SYAMSOL ARIFIN.SH dari LBH Orbit, Majelis Hakim membacakan surat putusan yang menyatakan bahwa terdakwa Rusdiyanto dinyatakan bersalah dan memutuskan untuk menghukum terdakwa selama 4,10 (empat tahun sepuluh bulan dikurangi selama masa tahanan terdakwa .

Adapun putusan tersebut dinilai lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ACHMAT IRIYANTO SUDARYONO.SH dari Kejari Surabaya yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 7 tujuh tahun penjara, Denda sebesar Rp 800 juta, dan Subsidair (3) tiga bulan kurungan
atas putusan tersebut, terdakwa langsung tersenyum ceria sambil mengatakan saya terima pak Hakim, Cetus terdakwa.

Untuk di ketahui, bahwa perkara tersebut bermula saat petugas Polisi dari Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan terhadap terdakwa Abdullah Hadi bin Wujud (Berkas terpisah) kemudian dilakukan pengembangan perkara, terdakwa mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari terdakwa Rusdiyanto.

Selanjutnya petugas segera melakukan penyidikan dan berhasil menangkap terdakwa Rusdiyanto dirumahnya Jl.Sidowungu Menganti Gresik, saat dilakukan penggeledahan petugas mendapatkan barang bukti berupa (2) dua poket kecil berisi narkotika jenis shabu dengan berat masing masing 0,29 gram dan 0,32 gram beserta pembungkusnya.

Kemudian terdakwa beserta barang buktinya diserahkan ke Mapolsek Wonokromo guna proses lebih lanjut, atas perbuatan terdakwa tersebut JPU menjeratnya dalam pasal 112 ayat (1) Ungang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.(msn)

Posting Komentar

 
Top