0
SIDOARJO - Komitmen BAMBANG HARYANTO selaku Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas 1 di Surabaya (Karutan Medaeng), berupaya akan terus lakukan pembenahan lingkungan,sistem di rutan medaeng  demi meningkatkan kesejahteraan,dan pembinaan yang lebih baik terhadap para narapidana.

"Dengan terpasangnya beberapa titik kamera CCTV maupun X-Ray disetiap sudut itu adalah sebagian dari sarana pengamanan untuk mencegah terjadinya hal yang masuk diluar penglihatan mata kita, mata kita cuma dua tangan dan kaki kita juga cuma dua jadi tidak menutup kemungkinan ada barang masuk yang lepas dari penglihatan kita, ucap Bambang.

"Ketika ditanya media terkait barang apa dimaksud yang masuk, ya banyak lah mas seperti benda-benda terlarang, sejenis alat komunikasi, narkoba, senjata tajam, dan lain sebagainya lah dengan adanya alat alat tersebut sudah cukup membantu untuk mendeteksi hal seperti itu, Jawabnya.

"Dengan adanya CCTV dan X-Ray tersebut sangat membantu dan sekaligus mempermudah dalam pengawasan kepada para narapidana dan lingkungan di sekitar Rutan yang dengan jumlah penghuninya ribuan orang dalam masa pembinaan.

"Disinggung terkait pungutan beaya kamar ataupun uang kontrak agar tidak dipindahkan, itu tidak benar mas itu adalah modus anak anak binaan saja saya ke Medaeng ini bukan beli jabatan tapi murni prestasi jadi benar benar saya jaga kepercayaan yang sedang saya emban ini. Kepada awak media Bambang Haryanto selaku Karutan Medaeng mengatakan,  “Saat ini, hampir semua pelayanan di dalam Rutan sudah berbasis Teknologi Informasi (TI) yang merupakan bagian dari upaya pihaknya dalam mengantisipasi ataupun mengatasi permasalahan yang tidak di inginkan didalam rutan.

"Terutama untuk meminimalisir adanya pungli, dan peredaran narkoba, dan lain sebagainya, di sisi lain, pihaknya memiliki program pembinaan yang bersifat pengembangan di berbagai sektor dalam Rutan.” Tutur Bambang saat di konfirmasi pada Sabtu (4/8/2018).

"Masih kata BAMBANG HARYANTO untuk menjalankan tugas dalam menjaga ribuan narapidana didalam Rutan, beberapa petugas bekerjasama dengan semua unsur dalam menciptakan kenyamanan pengamanan di lingkungan Rutan.

"Karena mengingat jumlah antara petugas dan narapidana terpaut sangat jauh jumlahnya, untuk narapidana berjumlah 2824 orang sedangkan jumlah petugas Rutan hanya 161 orang laki laki dan perempuan makadari itu kita jalin kerjasama dengan semua pihak baik dari pemkot surabaya,Polri maupun TNI, Pungkas BAMBANG HARYANTO mengakhiri konfirmasi dengan awak media.(msn)

Posting Komentar

 
Top