0
SURABAYA - Sidang lanjutan dugaan kasus penggelapan saham senilai Rp 510 juta dengan terdakwa  Direktur Utama PT Surabaya Country, BAMBANG PURNIAWAN,memasuki agenda pembacaan pembelaan (pledoi) yang dibacakan terdakwa dan kuasa hukumnya di ruang sidang Kartika 2 pengadilan.

Dalam pembelaannya, BAMBANG PURNIAWAN mengatakan bahwa dirinya  memohon kepada  yang mulia ketua majelis hakim SGIT SUTRISNO SH MH mengabulkan,dan membebaskan dirinya dari  segala dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).DARMAWATI LAHA karena , faktanya saya tidak  pernah menggunakan atau memakai atau menggelapkan   uang setoran  SUSASTO SUPOMO dan SAFII,  sebesar Rp 510.000.000, sebagaimana yang didakwaan JPU," katanya.

Menurut BAMBANG PURNIAWAN, hal tersebut sebagai modus untuk memeras dirinya  untuk ganti rugi  senilai Rp 15 miliar. Sebagaimana yang BAMBANG nyatakan  pada awal mediasi,  sebelum adanya laporan polisi,  demikian juga halnya yang dia nyatakan  pada saat perkara ini dilimpahan ke kejaksaan dan bahkan hingga saat ini pun.

Bahwa uang tersebut masih ada tersimpan di perusahaan dan saya siap,  apabila akan  dilakukan perhitungan atas uang tersebut, karena selain hak SUSASTO SUPOMO dan SAFII juga masih ada kewajiban mereka yang belum diselesaikan dan dilakukan perhitungan ulang agar jelas ujarnya BAMBANG PURNIAWAN.

Kepada yang mulia ketua majelis hakim,  lanjut Bambang, dia mengharapkan untuk mendapatkan keadilan  yang hakiki. Sekali lagi saya  memohon agar yang mulia majelis hakim  berkenan membebaskan saya dari segala tuduhan ini ujar BAMBANG PURNIWAN.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, ARIS EKO PRASETYO mengatakan, sebenarnya kasus yang dialami terdakwa Bambang adalah perkara perdata, namun masalah perseroan dipaksakan menjadi perkara pidana.  Terdakwa dituntut  Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Darmawati Laha, dengan  pasal 374 KUHP dan tuntutan  hukuman dua tahun penjara dengan adanya laporan ini Padahal, terdakwa selalu bikin laporan dan menjalankan tugasnya suai prosedur. PT surabaya country dengan benar.

Karena itulah, kuasa hukum terdakwa memohon hakim agar  membebaskan BAMBANG PURNIAWAN dari segala tuntutan hukum dan  nama baiknya harus dikembalikan didalam persidangan hari ini majelis hakim yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim SIGIT SUTRISNO SH MH , mengatakan, JPU akan menanggapi  pembelaan  yang akan dilakukan terdakwa maupun kuasa hukumnya.

JPU Darmawati Laha.akan menyampaikan replik atau jawaban atas pembelaan dari terdakwa pekan depan, sidang ditunda lagi.untuk keputusannya. (msn)

Posting Komentar

 
Top