0
JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI berencana menyisir pendatang dengan Operasi Bina Kependudukan untuk mengantisipasi peningkatan penganggguran.

Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Edison Sianturi mengatakan, pihaknya tak akan menggelar operasi yustisi dalam menghadapi para pendatang yang tidak memiliki keterampilan ketika tiba di Ibu Kota. Pihaknya akan bekerja sama dengan RT/RW sekitar untuk mendata penghuni baru di lingkungannya.

"Setelah H+7 nanti tambah 14 hari (H+21), kita baru bergerak lakukan pembinaan, Operasi Bina Kependudukan," kata Edison kepada Wartawan, Rabu (20/6/2018). 

Edison mengaku sedang melakukan sosialisasi ke seluruh pelosok di Ibu Kota. Hal tersebut bertujuan untuk mereka tak kaget ketika nanti ada petugas yang melakukan pendataan.

Ia menjelaskan, ada sekira 100 petugas yang dikerahkan untuk menyebar formulir kepada RT/RW. Sehingga, nanti akan ketahuan berapa jumlah pendatang yang mengadu nasib di Ibu Kota.

"Kita lagi sebarkan sekitar 100 orang pendata. Sekarang lagi disebarkan formulir-formulir," jelasnya.
Saat ini, Disdukcapil belum mengetahui jumlah orang yang datang ke Jakarta. Sebab, seluruh petugas masih sedang melakukan sosialisasi.

Edison memastikan tak akan menjaring pendatang dari stasiun maupun terminal. Pihaknya tak ingin suasana Lebaran terganggu dengan adanya operasi yang dilakukan oleh Disdukcapil.
(rdi)

Posting Komentar

 
Top