0
JOMBANG - Puluhan pelayan kopi pangku berpakaian seksi yang berjualan di pasar daerah Mojoagung dan sekitar Fly Over Peterongan, Kabupaten Jombang Jawa Timur terjaring razia pekat, aparat Polres Jombang, Minggu (13/11/2016) dinihari.
Selain itu, petugas juga mengamankan ratusan botol miras dari dua warung kelontong milik Widodo, (57) dan Riko (34). Keduanya merupakan warga Jalan Kemuning, Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang.
"Ada sebanyak 227 botol miras jenis arak dan bir yang kita amankan. Sedangkan untuk perempuannya sebanyak 77 orang," ungkap Kasubbag Humas Polres Jombang, Iptu Subadar.
Subadar menambahkan, dari 77 perempuan yang diamankan, lima diantaranya anak di bawah umur. Sementara, puluhan lainnya tidak mengantongi identitas saat dirazia petugas.
"Mereka kita amankan karena diduga hendak melakukan kegiatan asusila. Karena mayoritas berpakaian minim dan berada di lokasi hingga larut malam. Selain itu, mereka juga tidak bisa menunjukan identitas saat kita amankan," tambahnya.
Dikatakan Subadar, para pelayan kopi pangku yang mayoritas masih berusia muda ini akan diberikan bimbingan oleh pihak kepolisian. Mereka juga akan diminta untuk membuat surat perjanjian untuk tidak berjualan hingga dinihari.
"Sedangkan dua pemilik ratusan botol miras, akan kita diproses hukum. Sementara untuk yang masih di bawah umur, kita akan panggil orang tuanya agar menjemputnya," terangnya.
Usai menginap di ruang Sabhara Polres Jombang, pagi tadi puluhan pelayan kopi pangku ini diajak petugas untuk melakukan senam pagi. Mereka juga diberikan pengarahan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. (okz/rdi)

Posting Komentar

 
Top