0
SURABAYA - Semakin kuatnya dorongan untuk maju dalam Pilkada DKIJakarta, rupanya justru membuat Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini atau Risma khawatir, jika setiap kegiatannya, atau ucapannya ditafsirkan berbeda oleh masyarakat. Meski demikian, Risma justru menanggapi masalah itu dengan mengeluarkan lelucon.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Risma seusai pelantikan Majelis Pembimbing, Pengurus, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya, di Grha Sawunggaling, Senin 8 Agustus 2016. Saat itu, Risma hendak pamit meninggalkan acara tersebut.

“Kurang lebihnya saya minta maaf karena ada agenda lain. Saya minta maaf. Ini minta maaf, jangan dikira pamitan,” ujar Risma.

Ucapan Risma itu kontan membuat para undangan, dan peserta tertawa. Apa yang disampaikan oleh Risma itu, tampaknya reaksi atas permintaan maafnya beberapa waktu lalu yang ditafsirkan berbeda oleh masyarakat. Sebab, saat itu masyarakat menganggap Risma akan pamit maju dalam Pilkada DKI Jakarta.

Mengenai, berbagai dukungan yang diberikan kepadanya, Risma menanggapinya datar. Termasuk, dukungan yang diberikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Saifullah Yusuf, usai melakukan pelantikan itu.

“Iya gak papa," jawab Risma.

Sebelumnya, nama Risma selalu dikaitkan dengan Pilkada DKI Jakarta. Risma selalu disebut-sebut sebagai calon dari PDIP, dan akan maju sebagai penantang Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok.(pr)

Posting Komentar

 
Top