0
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif, mengatakan vonis 10 tahun penjara pengacara senior OC Kaligis merupakan pesan untuk pengacara lainnya. Mengingat, pengacara juga bagian dari penegak hukum.

"Ini sebenarnya pesan bagi para pengacara dan lain bahwa advokat itu dia juga penegak hukum. Jadi, harus berikan contoh pada yang lain," kata Syarif di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016).

Oleh karena itu, Syarif meminta para pengacara lainnya dengan melihat putusan satu dekade OC Kaligis ini tak melakukan praktik-praktik yang bisa mencoreng penegakan hukum di Indonesia.

"Sehingga, diharapkan dengan keputusan ini juga bisa lebih hati-hati bagi pengacara lain," tegas dia.
Sebelumnya pada Rabu 10 Agustus 2016, MA menolak kasasi yang diajukan oleh OC Kaligis lantaran tak terima dengan vonis ditingkat banding. Hukuman OC Kaligis diperberat dari tujuh tahun menjadi 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan penjara.

OC Kaligis menjadi otak pelaku penyuapan kepada Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putra cs. Vonis diketok oleh Ketua Majelis Hakim Agung Artidjo Alkostar dengan anggota Hakim Agung Abdul Latief dan Krisna Harahap.

Posting Komentar

 
Top