0
SURABAYA - Satreskoba Polres Tanjung Perak berhasil meringkus pengedar narkotika jenis sabu sebut saja Maulid bin Kunut (31) / karyawan pabrik sepatu warga jalan Randu barat gang I no 24 Surabaya dan Mistori bin Abdul (28) / karyawan swasta warga camplong kecamatan Rabesan kabupaten Sampang
Madura.

Berdasarkan informasi dari masyarakat ada peredaran narkoba jenis sabu di wilayah jalan Irawati Gg I kemudian petugas melakukan penyelidikan dikembangkan, ketika kedua pelaku melakukan transaksi narkoba jenis sabu dengan pembeli petugas melakukan penggeledahan kemudian  ditemukan narkotika jenis sabu sebanyak 66(enam puluh enam) poket plastik kecil yang didalamnya terdapat narkoba jenis sabu siap edar seberat 31,11 gram sementara pengedar satunya lagi masih masuk daftar pencarian orang.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Takdir Mattanete mengatakan, pelaku Maulid yang kesehariannya bekerja dipabrik sandal di Jalan Kedinding ini gajinya tidak cukup untuk kehidupan sehari hari pelaku mengaku mendapatkan sabu dari wilayah Madura dan dalam sekali order pelaku biasa mengambil 70 hingga 75 poket”

Masih lanjut Takdir, ” Cara ordernya dengan sistem titipan kepercayaan sekali ambil dengan harga 150 ribu dan dijual kembali seharga 200 ribu perpoketnya dan itu selalu habis tetapi yang disesalkan hasil uang haramnya untuk menghidupi keluarganya,” katanya. Jumat (19/8/2016).

“ Pelaku keduanya merupakan jaringan penjual sabu dari Madura yang pemasoknya kini masih dalam pencarian petugas. Pelaku dalam sehari bisa menjual hingga 50 poket lebih dan telah berjalan selama delapan bulan,” Tutup Takdir.

Akibat hasil perbuatannya pelaku harus bertanggungjawab dan dikenakan tindak pidana dijerat pasal 114 ,112, 132 ayat 1 UU. RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (rdi)

Posting Komentar

 
Top