0
JAKARTA – Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, bersama sang istri Liliana Tanaja Tanoesoedibjo menghadiri acara penganugerahan pemenang lomba peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-71 kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam acara tersebut, Hary Tanoe diminta menyampaikan sambutan sebagai salah satu warga di Kelurahan Rawa Barat. Hary Tanoe pun mengajak warga merefleksikan arti kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pejuang terdahulu.

"Saya akan memberikan pandangan tentang kemerdekaan selama 71, kalau kita kembali ke 71 lalu, NKRI dibentuk sedemikian rupa tertuang dalam UU 1945 bahwa Indonesia bersatu, berdaulat, adil, dan makmur, kemudian di situlah dibentuk pemerintahan," ujar Hary Tanoe dalam sambutannya di Jakarta Selatan, Sabtu (20/8/2016).

Menurut Hary Tanoe, dalam usianya yang sudah cukup tua, Indonesia masih belum makmur seperti apa yang menjadi cita-cita kemerdekaan, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan tidak merata namun hanya berputar di orang serta daerah tertentu.

"Ternyata setelah 71 tahun Indonesia merdeka, belum semua Indonesia makmur. Di mana posisi Indonesia saat ini tanpa disadari kita telah berada dalam arus globalisasi pasar bebas pertumbuhan ekonomi hanya berada di orang dan daerah tertentu, hanya di kota-kota besar," pungkasnya.(rdi)
 

Posting Komentar

 
Top