0
SURABAYA - Kebutuhan makanan dan minuman (mamin) di bulan Ramadan, jelas semakin meningkat. Sehingga, mamin yang beredar di pasaran tidak tertutup kemungkinan ada yang sudah memasuki masa kadaluwarsa.

Namun hingga kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, belum melakukan pengawasan apalagi turun ke lapangan. Sehingga, membuat Direktur Eksekutif LPK Jawa Timur, Achmadi MS, prihatin atas lambatnya pemkot untuk mengelar razia mamin kadaluarsa.

"Kami turut prihatin kepada Masyarakat Surabaya, karena sampai hari ini, pemkot masih belum menggelar sidak mamin kadaluarsa. Padahal di beberapa Kota dan kabupaten lainnya sudah gencar dilakukan, bahkan banyak ditemukan mamin dan sembako tidak layak konsumsi," ucap pria berkumis tebal ini Minggu (19/6/2016).

Oleh karena itu, pihaknya mendesak pemkot untuk segera melakukan sidak, agar barang yang dibeli masyarakat Surabaya, aman dari bahaya mamin kadaluarsa. "Kami minta pemkot secepatnya segera menggelar razia, jangan sampai ada warga yang menjadi korban makanan-makanan beracun," paparnya.(rdi)

Posting Komentar

 
Top