0
JOMBANG - Puluhan warga Kabupaten Jombang dilarikan ke Puskesmas Perak dan Puskesmas Badan Kedungmulyo, diduga keracunan usia menyantap makanan di acara santunan anak yatim di Dusun Semelo, Desa Kayen Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Menurut Rumiyati, warga Dusun Semelo, ketiga anaknya Novi Arianti (18), Lasmi Damayanti (14), dan Rehan Marta Erlangga (7) harus menjalani perawatan di Puskesmas Perak, karena mengeluh sakit dibagian perut.

"Ketiga anak saya mulai merasa mual, muntah dan akhirnya diare, karena kondisinya semakin memburuk, terpaksa ketiganya saya bawa ke sini (Puskesmas Perak)," kata Rumiyati, Minggu (29/5/2016).
Kata dia, sebelum mengeluh sakit, ketiga anaknya itu mengikuti acara tasyakuran santunan anak yatim di Dusun Semelo Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo yang digelar sehari sebelumnya, pada Sabtu 28 Mei 2016.

"Saya tidak tahu apakah karena makanan itu. Tapi yang pasti, ketiganya mengalami sakit yang sama, sama-sama sakit perut dan mual-mual," imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Ferayunda (30), warga Desa Kayen, Kabupaten Jombang. Ia mengaku juga mengalami hal serupa dengan yang dialami ketiga anak Rumiyati.

"Saya juga sempat mengalami mual-mual. Beruntung kondisi saya tetap stabil sehingga tidak sampai menjalani perawatan seperti anak saya Chelsea (8)," ujar Fera.
Sementara itu, Yudi Arianto, petugas medis Puskesmas Perak mengatakan, ada puluhan pasien yang datang ke puskesmas, dengan keluhan penyakit yang sama, yakni mual, muntah dan diare. "Yang disini ada sekitar enam pasien. Sebagian dilarikan ke Puskesmas Bandar Kedungmulyo karena keterbatasan tempat," terang Yudi.

Kendati para pasien datang dengan keluhan yang sama, namun Yudi belum dapat memastikan apakah mereka menjadi korban keracunan. Yudi hanya mengatakan jika kuat dugaan hal itu akibat makanan yang dikonsumsi mereka.
"Belum diketahui pasti. Identifikasi awal akibat dari makanan yang dikonsumsi. Kita masih kaji ulang, dari Dinas Kesehatan masih melakukan penelitian," imbuhnya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun warga yang diduga mengalami keracunan berjumlah 22 orang. 16 orang diantaranya dirawat di Puskesmas Bandar Kedungmulyo. Saat ini, kondisi pasien sudah mulai membaik.(wal/rdi)

Posting Komentar

 
Top