0
JOMBANG - Puluhan warga menjadi korban keracunan massal dan terpaksa menjalani perawatan di Puskesmas Perak dan Bandar Kedungmulyo. Diduga warga keracunan setelah mengonsumsi makanan soto.
Di mana makanan tersebut dihidangkan dalam acara santunan anak yatim yang digelar di Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Sabtu 28 Mei 2016.

"Semuanya yang dirawat itu, kemarin ikut acara di tempat tetangga. Waktu di sana, makanan yang disuguhkan adalah soto ayam," ujar Ferayunda (30), warga Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Minggu (29/5/2016).

Menurut Fera, awalnya ia tidak merasa aneh saat menyantap hidangan yang disuguhkan si pemilik hajat. Namun, baru malam setelahnya, ia merasa pusing dan mual. Hal yang sama juga terjadi pada anaknya, Chelsea (8).

"Anak saya juga sama, muntah-muntah dan badannya lemas. Kemudian diare juga. Akhirnya saya bawa ke sini (Puskesmas Perak) dan akhirnya diopname," ujarnya.

Ternyata belakangan diketahui, tidak hanya anak Fera, beberapa tetangganya juga mengalami hal serupa. Beberapa warga yang datang pada acara santunan anak yatim itu satu per satu menyusulnya ke Puskesmas Perak.

Mereka adalah Daffa Daniel Syahreza (4,5), Dwi Santi Apriliani (12), Nada (8) dan ketiga anak Rumiyati, yakni Novi Arianti (18), Lasmi Damayanti (14), serta Rehan Marta Erlangga (7). Seluruhnya merupakan warga Dusun Semelo, Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Terpisah, Kapolsek Bandar Kedungmulyo, AKP Santoso, mengatakan, sudah melakukan penyelidikan insiden keracunan massal itu. Dari informasi yang dikantonginya, sebelum mengeluhkan sakit, seluruh warga sempat menghadiri acara santunan untuk anak yatim di rumah salah seorang warga di desa setempat.

"Dari keterangan pasien, mereka menyantap hidangan soto ayam. Sedangkan makanan yang dibawa pulang berisi lemper, kue lapis dan bika ambon," ujarnya.

Santoso menambahkan, ada 75 anak dan 25 pengantar, yang diundang dalam acara tersebut. Namun, tidak seluruhnya mengalami sakit hingga harus menjalani perawatan di Puskesmas Perak dan Bandar Kedungmulyo.

"Dari data kami ada enam anak di Puskesmas Perak dan 16 anak di Puskesmas Bandar Kedungmulyo. Selain itu, pihak penyelenggara acara bersedia menanggung biaya pengobatan," tandasnya.
(ari/rdi)

Posting Komentar

 
Top