0
Indra Iskandar Mantan Anggota DPRD Pasuruan
SURABAYA – Sidang Putusan Indra Iskandar, bekas Anggota DPRD Kota Pasuruan ini dihukum empat tahun oleh majelis hakim yang diketuai Ferdinandus di ruang Garuda PN Surabaya, yang dampingi kuasa hukumnya dari LBH Lacak Kamis (19/5/2016).
Kuasa Hukum Terdakwa Fariji, SH

Dalam putusannya hakim Ferdinandus sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakoso bahwa terdakwa Indra terbukti memiliki, menyimpan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 1,7 gram beserta bungkusnya. Perbuatan tersebut sebagaimana tertuang dalam dakwaan alternatif kedua yakni pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Selain hukuman badan, politikus muda itu juga diwajibkan membayar denda Rp800 juta dan apabila tidak mampu dibayar maka harus menjalani hukuman penjara selama tiga bulan,"Menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun," ujar hakim Ferdinandus.

Dalam putusannya, hakim Ferdinandus juga mempertimbangkan hal yang memberatkan yakni perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya, terdakwa belum pernah dihukum dan terdakwa masih muda sehingga masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri.

Terdakwa ditangkap bersama dua model majalah dewasa yakni Chintya Sari Dewi dan Sari Astutik. Ketiga terdakwa ditangkap petugas Polrestabes Surabaya usai pesta sabu-sabu di kamar 1208 hotel quest. Petugas menangkap Sari terlebih dahulu sekitar pukul 11.00 Wib di loby hotel quest. Bersamaan dengan itu, petugas juga menangkap Chintya yang masih berada di dalam kamar 1208.

Dari pengembangan, petugas kemudian menangkap Indra yang sudah berada di apartemen Somerset. (ad/rdi)





Posting Komentar

 
Top