0
SURABAYA - Perkara Eunike Lenny Silas, yang diduga merugikan Paulin terus bergulir. Kendati pihak kepolisian dan kejaksaan tidak melakukan penahanan lantaran terdakwa menderita sakit kanker namun upaya untuk menjebloskan Lenny kepenjara semakin kuat, terjadi pada Siaran Pers yang dilakukan H.Abidinsyah  dibeberapa media cetak dan Online pada 24 Mei 2016, dalam pemberitaan di Harian Terbit.com, Lenny dianggap telah melakukan penipuan, tanpa ada konfirmasi kepada kuasa Hukumnya.
Menanggapi pemberitaan yang beredar diberbagai media yang dilakukan H.Abidinsyah,  Kuasa Hukum Lenny, Kosasih, SH. Menyayangkan adanya pemberitaan yang telah menyudutkan dan sangat merugikan kliennya itu.

Pemberitaan itu tidak benar, secara nyata Press Release tersebut dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab, semuanya adalah rekayasa pendzoliman, memutar balikkan fakta dengan tujuan mengkriminalisasi Lenny untuk mempengaruhi Hakim, sekaligus jaksa serta ada indakasi  pencemaran nama baik terhadap Lenny dihadapan masyarakat luas.

Dalam persoalan ini sebenarnya Lenny adalah korban mafia hukum,  mafia batubara, dan sebagai orang yang terdzolimi, Lenny pemodal beberapa pengusaha, baik Lenny dan perusahaannya telah ditipu lebih dari setengah triliun oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab

“Saya tegaskan Lenny tidak pernah menipu ataupun menggelapkan uang H.Abidinsyah sebesar 70 milyard, bahkan Lenny sendiri yang tertipu, pada tanggal 18 Maret 2012 seakan H.Abidinsyah mengambil alih untuk bertanggung jawab membayar hutang Donny Sugiarto Lauwan dan Tan Paulin total USD 33.750.000, pembayaran dijanjikan dengan penyerahan tiga KP milik H.Abidinsyah dan saat itu berlanjut lagi ditipu kembali sebesar 35 milyar”, ucapnya

Saya jelaskan, hingga saat ini uang Lenny dan perusahaan belum dibayar sebagaimana yang dijanjikan, akibat ulah H.Abidinsyah Lenny dan perusahaan dirugikan lebih dari 500 milyard, tambahnya.
Memang pada saat itu Lenny pernah melakukan pembelian batubara terhadap Abidinsyah namun barang yang dibeli tidak sesuai dengan uang yang dibayarkan lagi-lagi Lenny dirugikan,tegasnya.

Terkait Abidinsyah ditahan oleh penyidik Mabes Polri jelas berdasarkan dua alat bukti yang ada, sedangkan putusan Praperadilan bukan berarti Abidinsyah tidak ada kewajiban hukum yang harus diselesaikan kepada Lenny maupun perusahaan Lenny, tegas Kosasih

Masih kata Kosasih, Lenny tidak pernah menipu dan menggelapkan dana siapapun Lenny juga tidak ada becking dari Polri atau siapapun juga, seperti yang diucapkan Azis Syamsudin.

"Kalau memang ada yang membeckinginya, jelas perkara yang semestinya perdata tidak akan mungkin berubah jadi pidana, Kita bisa lihat jual beli batubara yang semestinya masuk ranah perdata berubah peminjaman batubara yang memaksa Lenny berurusahan dengan hukum pidana, papar Kosasih.

Pernyataan Komisi III DPR RI Azis Syamsudin mengeluarkan pendapat tanpa klarifikasi yang diberitakan Harian " Terbit.com" , berusaha mempengaruhi mafia Hukum, dan saya anggap pernyataan DPR tersebut Sesat. Pungkasnya. (hf/ad/rdi)

Posting Komentar

 
Top