0
DENPASAR - Yulianti Pratiwi (YP) seorang ibu rumah tangga asal Bandung nekat berjualan narkoba demi menyelamatkan suaminya yang ada di dalam Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Kota Denpasar.
Perempuan berusia 35 tahun itu akhirnya ditangkap Direktorat Narkoba Polda Bali pada 22 Maret 2016.

Kasubdit III, Direktorat Narkoba Polda Bali, AKBP Nyoman Ardika mengatakan, pelaku kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu sebanyak 30,35 gram dibungkus dengan tisu warna putih dan dilakban warna hitam, di kosannya di Jalan Tukad Citarum No 41, Panjer, Denpasar Selatan.

"Dia mengaku dapat barang dari LP Kerobokan, dan memang dia dikenalkan oleh suaminya yang di dalam LP juga atas kasus narkoba. Nah, si orang tidak dikenal ini juga kini di dalam LP, jadi suaminya ini yang menghubungkan istrinya ke temannya yang sama-sama di dalam LP dengan suaminya,” ujarnya.

Tersangka mengaku sudah mengedarkan narkoba selama dua minggu dan itu hasil arahan suaminya. Selain narkoba, juga ditemukan satu buah bong dari botol plastik bekas minuman vitamin, satu gulung kertas alumunium foil, satu unit HP merek Samsung warna putih, satu plastik klip berisi satu potong pipet plastik warna hitam ujung runcing, satu sendok plastik kecil bening, dua plastik klip benda diduga bekas sabu.

"Kami juga menemukan timbangan digital. Dia mengaku semua itu dikendalikan oleh suaminya dan temanya yang ada dalam penjara sana," pungkasnya.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat melanggar Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
(rdi)

Posting Komentar

 
Top