0
SURABAYA - Unit Jatanras Sat Reskrim polrestabes Surabaya Kembali  berhasil mengungkap pelaku pengelapan, yang dilakukan oleh salah seorang karyawan di CV. Manunggal Sejati   bernama, Andhika Chandra Eko Ardiyono (33) tahun warga jln Medayu Utara surabya.
Andhika Chandra di tangkap Unit Jatanras polrestabes Surabaya. 07 maret 2016.karena  telah melakukan penggelapan uang  milik perusahaan CV. Manunggal Sejati yang beralamat di jln sikatan no.25-27 surabaya. 

Pria bertubuh tinggi ini, bekerja sebagai Marketing sales penjualan dan penagihan di wilayah kota Mojokerto,jombang,Nganjuk hingga magetan di CV. Manunggal Sejati tersebut. Andhika telah menggelapkan uang milik perusahaan sebanyak Rp.200.000.000 (dua ratus juta rupiah), dari hasil penjualan maupun penagihan barang milik perusahaan,

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol LiLy Djafar menjelaskan, aksi penggelapan uang perusahaan tersebut, diketahui setelah berjalan beberapa bulan permintaan pengirimannya atau pesanan toko-toko masih tetap banyak,namun hasil penagihannya selalu menurun,dan pada saat ditanyakan selalu beralasan yang tokonya belum bayar.

Padahal perusahaan melakukan pengecekan dilapangan atau ke toko toko yang telah menerima pengiriman barang,ternyata sebagian besar toko sudah melakukan pembayaran ke tersangka baik cash ataupun mengunakan BG bahkan ada yang suruh transfer ke rekening tersangka,dan uang tersebut kemudian di gunakan foya foya.terang LiLy Djafar kamis 10/3/2016

"Tersangka Andhika Chandra  menggelapkan uang perusahaan sejak awal januari 2015 sampai dengan februari 2016,tersangka mengakui hasil uang pengelapan tersebut digunakan untuk kebutuhan keluarga dimana tersangka menghidupi tiga anak dan seorang istri sisanya di gunakan foya foya" lanjut LiLy.

Di sisi lain, sebelum penangkapan tersangka, petugas unit Jatanras polrestabes surabaya mendapat laporan dari korban yang bernama H. Moch Sundoro Sasongko (60) diketahui sebagai Direktur CV. Manunggal Sejati yang beralamat di jln Sikatan no.25-27 surabaya.Kemudian petugas malakukan penyelidikan, dan menangkap tersangka didalam Perusahaan tempat dia bekerja.

Selain berhasil mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa, 3 ( tiga) Buku rekening dan beberapa faktur penagihan dan surat jalan yang disimpan tersangka tanda terima pembayaran dari para toko.

Atas perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan polrestabes surabaya. Tersangka akan dijerat dengan pasal 374 KUHP, dengan ancaman hukuman  paling lama 5 tahun penjara "lanjut LiLY Djafar.(tom/rdi)




Posting Komentar

 
Top