0
SURABAYA - Kebanyakkan maling melakukan aksi telanjang agar tidak dapat dilihat orang dengan mendalami ajian atau menjalankan ritual tertentu.

Namun, tidak bagi Amir Hamzah (29) warga Jalan Randu Agung, Surabaya. Dia nekad mencuri dengan telanjang lantaran untuk meloloskan diri agar tidak tersangkut kawat berduri di pagar rumah milik Rohadi, kawasan Jalan Kenjeran, Surabaya.

Kapolsek Kenjeran Kompol Bambang Chirstanto mengatakan lokasi tersebut memang sudah lama dincar oleh pelaku bersama rekannya Rahmad (33) Warga Bulak Banteng, Surabaya.

Saat itu, kondisi rumah korban sedang sepi karena ditinggal oleh pemiliknya. Sementara, pagar rumah tesebut cukup tinggi dan ada kawat berduri. Karena itu, agar tidak tersangkut kawat berduri, Amir melepaskan pakaian, kemudian memanjat pagar tersebut. Sementara Rahmad tidak ikut masuk. Dia berada di luar menjag pakaian milik Amir.

"Pelaku melepas seluruh pakaiannya hingga telanjang. Tujuannya agar tidak kecantol saat memanjat pagar rumah tersebut," kata Bambang di Mapolsek Kenjeran, Jumat (25/3/2016).

Ternyata aksi telanjang tersebut membuahkan hasil. Pelaku berhasil masuk ke rumah dan mencuri uang sebesar Rp500 Ribu serta ratusan bungkus rokok. Amir pun dengan mudah keluar dengan memanjat pagar itu lagi dan berhasil kabur bersama rekannnya.

Korban yang tiba di rumah langsung menyadari bahwa sedang kemalingan. Hal itu terlihat kondisi dalam rumah yang berantakkan. Sadar telah kemalingan, Rohadi langsung melapor ke polisi.
Beruntung di rumah tersebut dipasangi CCTV. Dari rekaman CCTV itulah, polisi mengetahui wajah pelaku saat beraksi. Hingga akhirnya, kedua pelaku ini ditangkap di rumah masing-masing.

Kepada petugas, tersangka mengaku, jika dirinya nekat mencuri karena terdesak kebutuhan hidup. “Makanya, saya juga nekad telanjang, agar tidak kecantol pagar, dan ketahuan, serta uangnya bisa saya berikan ke istri saya,” kilahnya.
Saat ini, kedua pelku harus meringkuk di balik jeruji besi Mapolsek Kenjeran.(rdi)

Posting Komentar

 
Top