0
PADANG – Prajurit TNI dari Kodim 0306/Limapulu Kota berhasil menggagalkan penyelundupan minyak tanah illegal di kawasan Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Minggu (14/2/2016).

Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Heri Sumitro mengatakan, pihaknya mengamankan sebanyak 50 BBM jenis minyak tanah selundupan, setelah tim intel mendapatkan informasi dari warga, kemudian melakukan penyelidikan dan ternyata info tersebut benar. Sebanyak lima truk diamankan dalam penggerebekan ini.
“Setelah dilakukan pengembangan informasi itu, kami pun menangkap dan mengamankan lima sopir truk pengangkut minyak tanah tersebut,” kata Heri.

Dari keterangan yang diperoleh, minyak tanah tersebut diduga akan dibawa ke Pasaman. “Setelah anggota kita yang bertugas saat itu tidak ingin kecolongan dan para pelaku melarikan diri, ia bersama empat anggota lainnya melakukan pengintaian. Alhasil, apa yang didugakan benar,” katanya.

Minyak tanah ilegal itu berasal dari Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Sei Kayu, Sumatera Selatan dan rencana dikirim ke Pasaman. Dari keterangan yang diperoleh di lapangan, pemilik adalah SI (37), warga Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang. Sementara lima sopir truk, antara lain HR (44) Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kabupaten Sukarami Palembang dengan mengendarai truk nomor polisi BG 8206 UM.

Kemudian IS (30), asal Sungai Rangit Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Bayu Asin Palembang, membawa truk dengan nopol BG8481 MC. Kemudian AN (30) warga Sumbawa Kecamatan Sumbawa Kabupaten Bayu Asin Palembang mengemudi truk truk Nopol BG 8466 UY, lalu RZ (42) warga sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyu Asin, Palembang membawa truk nopol BG 8091 UY, dan EI (26) warga Kecamatan Suka Bangun Dua KM5 Suka Winata, Palembang.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan kepada lima sopir tersebut, diketahui langsung pemilik minyak tanah. Saat ini para sopir dan barang bukti telah diserahkan ke Mapolres Kota Payakumbuh untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Barang buktinya telah kita serahkan ke pihak Kepolisian guna penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.(okz/rdi)

Posting Komentar

 
Top