0
SURABAYA - Mempermalukan kesatuan atas keterlibatannya dalam kasus narkoba dan perbuatan asusila, Rabu (17/2/2016) pagi tadi Pangdam V/ Brawijaya Mayjend Sumardi, langsung memecat tiga anggotanya.
Kegiatan apel pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) itu sendiri diadakan di lapangan Makodam. Sedangkan dari data yang disampaikan Pangdam bahwa untuk anggota TNI AD dicopot dari kesatuannya yakni Serka Didik Afandi, anggota Kodim 0827/ Sumenep, karena terlibat kasus narkoba.

Sedangkan Praka Meikisedek Bulawan dan Praka Gunawan, yang menjadi anggota Yonif Mekanis 516/ CY Brigif 16/WY, dipecat karena terlibat kasus asusila.

"Ketiga prajurit ini telah melakukan pelanggaran cukup berat, sehingga tidak ada toleransi bagi seluruh anggota TNI AD, khususnya Kodam V/ Brawijaya, yang melakukan pelanggaran berat akan bernasib sama. Jangan sampai memalukan kesatuan dan mencederai kedinasan sebagai anggota TNI," kata Mayjen Sumardi dalam sambutannya.

Sehingga adanya kegiatan PTDH ini, pihaknya berharap tidak ada anggota yang melakukan pelanggaran penggunaan narkoba dan asusila. Karena dua hal tersebut tidak pantas di tubuh TNI.

Disinggung dengan mantan Dandim Sidoarjo Letkol (KAV) Rizki Indra Wijaya yang terlibat asusila dengan politikus Arzetti Bilbina, Pangdam mengaku masih menunggu proses hukum dari Mahkamah Militer.

"Kami masih menunggu proses hukum dari Mahkamah Militer, dan semuanya diperlakukan sama," tegasnya. (rdi)

Posting Komentar

 
Top