0
PAMEKASAN - Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel CZi Deni Herman mengatakan, sebanyak dua anggota TNI di Pulau Madura, Jawa Timur, dipecat dari dinas militer karena terbukti mengonsumsi narkoba.
Danrem 084/BJ Kolonel CZi Deni Herman

"Kedua anggota yang terpaksa kami pecat itu, merupakan anggota TNI yang bertugas di Kabupaten Sumenep, dan seorang anggota lagi yang bertugas di Kabupaten Sampang," katanya di Pamekasan, Kamis (25/2/2016).

Komandan Korem meminta para prajurit TNI menjauhi narkoba, bahkan harus proaktif memberantas peredaran obat terlarang tersebut.

"Jika dipecat dari kesatuan, nantinya anak dan istri yang kasihan. Makanya, jangan terpengaruh oleh kawannya yang hobi mengonsumsi narkoba, karena jika kecanduan, ekonominya akan hancur dan kehidupan rumah tangganya tidak akan tentram," katanya.

Ketika sudah kecanduan, sambung Herman, maka korban cenderung tidak bisa dinasihati. Selain kasus narkoba, Danrem 084/Bhaskara Jaya juga mengingatkan kepada semua prajurit TNI agar berhati-hati apabila mengendarai kendaraan bermotor. Danrem juga mengingatkan agar prajurit tidak ceroboh di jalan agar selamat.

Ia menjelaskan, selama ini masih banyak prajurit TNI yang mengalami kecelakaan lalu lintas akibat kurang memperhatikan aturan berlalu lintas.

"Cek kelengkapan sepeda motor seperti spion, rem dan lampu-lampu, serta atur kecepatan waktu karena bila kecepatan tinggi walaupun direm maka akan berakibat fatal," katanya.

Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel CZi Deni Herman melakukan kunjungan kerja ke Makodim 0826 Pamekasan. Ia datang didampingi Kasi Intel Korem Mayor Inf M Fahrurrosi, Kasi Operasi Mayor inf Budi Haryanto dan Kapenren 084/BJ Mayor inf Sutaji.

Rombongan disambut oleh Dandim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi, Kapolres AKBP Sugeng Muntaha, Bupati Pamekasan Achmad Syafii dan Ketua DPRD Pamekasan Halili. Sebelum ke Pamekasan Danrem terlebih dahulu melakukan kunjungan kerja ke Kodim Sumenep.(oz/rdi)

Posting Komentar

 
Top