0
SURABAYA - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Salim Kancil dengan agenda pemeriksaan saksi, kali ini menghadirkan anak almarhum Salim Kancil, Dio Eka Saputra (13).

Namun, sidang pemeriksaan anak Salim Kancil ini digelar secara tertutup di ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Sidang pemeriksaan ini digelar secara terpisah, di ruangan lain sidang mendengarkan keterangan saksi Tosan yang juga dihadirkan delapan orang terdakwa termasuk Kades Selok Awar-awar Hariono, juga tengah berlangsung.

Pantuan Wartawan di lokasi, sidang dengan agenda mendengarkan keterangan Dio Eka Saputra ini dimulai sekira pukul 14.00 WIB. Dio masuk ke ruang sidang dengan didampingi ibunya, Tijah dan beberapa kerabat lainnya. Sesaat Dio masuk, ruang sidang ditutup dan dikunci oleh petugas. Di depan pintu disiagakan personel polisi dengan senjata lengkap.

Seperti diketahui, berdasarkan investigasi tim KontraS Surabaya, Dio Eka Saputra adalah saksi kunci saat Salim Kancil dijemput di rumahnya pada 26 September 2015 oleh segerombolan orang.

Belakangan diketahui, gerombolan orang yang menjemput Salim Kancil ini adalah Tim 12 yang merupakan anak buah dari Kepala Desa Selok Awar-Awar, Hariono yang dipimpin oleh Mat Dasir.

Setelah dijemput di rumahnya, Salim Kancil dibantai di salah satu jalan kecil dekat pekuburan Desa Selok Awar-Awar. Salim Kancil dibantai hingga tewas oleh Tim 12.(fds/rdi)

Posting Komentar

 
Top