0
BANGKALAN - Anggota Polsek Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, terpaksa menembak kaki pencuri tabung elpiji, NR (30), warga Desa Rabasan, karena berusaha kabur saat polisi melakukan penyergapan.

Polisi juga meringkus tersangka lain yakni SH (45) warga Desa Rabasan. Kini, kedua pelaku pencuri tabung elpiji seberat 3 kg ini dijebloskan dalam tahanan polsek setempat.

Terungkapnya kasus tersebut berawal ketika warga setempat melapor sering kehilangan tabung elpiji pada polisi. Kemudian petugas melakukan penyelidikan dan mengarah pada kedua tersangka itu. Lalu polisi melakukan penggerebekan terhadap keduanya.

Saat digerebek, tersangka NR berusaha kabur dari sergapan petugas. Takut buruannya kabur, polisi langsung menembak kaki pelaku. Tersangka langsung tersungkur ke tanah sambil memegang kakinya karena kesakitan.

Sementara SH tidak kabur saat disergap. Kemudian kedua pelaku digelandang ke polsek Camplong untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kapolsek Camplong, AKP Aries Dwiyanto, menyatakan dari hasil pemeriksaan sementara tersangka NR merupakan residivis curanmor. Pelaku telah mencuri tabung LPG sebanyak tujuh kali. Tabung hasil curiannya dijual dengan harga Rp 50 ribu perbuah.

“Akibat perbuatannya dua orang tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. Adapun ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara,” ujar Aries.(oz/rdi)

Posting Komentar

 
Top