0
SURABAYA -  Komplotan jambret ABG yang biasa beropersi di kawasan Gunung Sari Wonokromo Surabaya ditembak polisi. Aksi jambret ini tergolong sadis karena tak segan melukai korbannya dengan senjata tajam.

Muhammad Hendra Aryanto Putra (19) dan Riski Frebaldi Rhomadon (20), warga Buduran dan Sedati Sidoarjo ini, hanya bisa merintih kesakitan setelah kakinya ditembak polisi. Kedua ABG ini merupakan komplotan jambret yang biasa beraksi di kawasan Wonokromo. Saat ditangkap keduanya usai melakukan perampasan tas milik Eni Yuliantin (25) warga Jalan Bregoh Jember.

Aksi perampasan ini dilancarkan tersangka, saat korban sedang berboncengan dengan temannya, di Jalan Gunung Sari dan tidak menyadari jika sedang dibuntuti oleh kedua tersangka.

Melihat korbannya lengah, tersangka akhirnya menarik tas korban. namun sial, saat menarik tas, motor tersangka terjatuh, ungkap Kompol Arief Kristanto,  Kapolsek Wonokromo.

Karena panik, korban pun berteriak jambret hingga mengundang kerumunan warga dan polisi yang sedang berpatroli, tersangka Hendra dapat diamankan, sedangkan Riski terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas karena mencoba melawan petugas.terangnya.

Kepada polisi, kedua pelaku mengaku sudah 8 kali menjambret. 4 kali di Jalan Diponegoro, dan 3 kali Jalan Gunungsari. akibat perbuatannya, kini kedua tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Wonokromo.(ad/pr)

Posting Komentar

 
Top