0
TULUNGAGUNG - Tembakan aparat Polres Tulungagung melumpuhkan Andri Sugiarto alias Cale (32) warga Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Pelaku aksi perampasan motor disertai pengerusakan itu terpaksa dibuat tidak berdaya setelah mencoba kabur saat ditangkap.

“Kita lumpuhkan karena yang bersangkutan berusaha melarikan diri,“ ujar Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Andriana D Putra kepada wartawan.
Cale adalah seorang residivis kasus penganiayaan. Ia dikenal sebagai preman kampung yang sadis terhadap korban-korbannya.

Salah satu korban sampai mengalami cacat permanen di bagian mata. Cale diburu setelah petugas menerima laporan ia telah merampas kendaraan bermotor dan merusak rumah warga.
“Aksi kejahatan itu dilakukan di dua tempat,” terang Andriana.

Saat ditangkap Cale dalam keadaan teler. Petugas buru sergap (buser) langsung menggelandang ke rumahnya. Petugas ingin memastikan preman kelas teri itu sebagai pengguna narkoba atau tidak.
Narkoba memang tidak ditemukan. Namun di rumah pelaku petugas mendapati sepeda motor Honda Beat Nopol AG 4447 RAI yang merupakan hasil kejahatan. Cale meletakkan barang bukti kejahatan itu di dalam kamar yang ia kunci dari luar.

“Pada saat hendak digelandang ke Mapolres itulah pelaku kabur dan terpaksa kita lumpuhkan dengan tembakan yang mengenai sebelah kakinya,“ terang Andriana.
Menurut Andriana pihaknya masih melakukan pengembangan terkait dugaan pelaku tergabung dalam jaringan kejahatan.

Ia juga menegaskan aparat tidak segan memberlakukan tembak di tempat bagi setiap aksi kerusuhan yang terjadi di wilayah selatan Tulungagung, yakni di antaranya Kecamatan Besuki, Bandung, Campurdarat dan Pakel.(ok/pr)

Posting Komentar

 
Top