0
SUMUT - Kasus dugaan korupsi di bumi Gordang Sambilan ini sangat marak salah satu nya kasus dugaan penyelewengan dana sewa operasional kantor Panwaslu untuk kendaraan roda 4 (empat) senilai Rp.192.000.000,00 yang ditampung dalam APBD Madina tahu 2015 untuk waktu sembilan bulan. Yang dilakukan oleh Panwaslu, kabupaten Mandailing Natal.
Modusnya kendaraan roda 4 milik pribadi digunakan seolah olah rental. Sementara itu saat koresponden  pemburu menjumpai ke sekretariat panwaslu di kota Panyabungan  pada senin (1/02) Tidak satupun pengurus yang berada dikantor panwaslu, bahkan salahsatu staffnya mengatakan bahwa bapak ketua belum masuk masuk kantor, ucapnya..

Ditempat terpisah Ketua Gerakan Indonesia Anti Korupsi Kabupaten Mandailing Natal, Kurniawan Hasibuan, mengatakan kepada wartawan, terkait penyelewengan yang terjadi di tubuh Kantor Panwaslu bahwa pihaknya sangat menyayangkan “ kita mengecam keras tindakan Ketua Panwaslu Madina yang diduga kuat melakukan penyelewengan anggaran keperluan sewa kendaraan Roda empat senilai Rp.192.000.000,00.

Dengan modus kendaraan pribadi digunakan seolah-olah rental hal ini sangat merugikan Negara. Ia juga menambahkan telah melaporkan hal ini ke kejaksaan negeri panyabungan supaya mereka dapat mempertanggung jawabkan.” Ini bukti surat laporan bernomor 135/LP/DPC/GIAK-MN/I/2016 yang dijukan kepada Kejaksaan Negeri Panyabungan, kita berharap agar Kepala Kajaksaan Madina yang baru ini dapat melakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku”pungkasnya.(kpb/pr)


Posting Komentar

 
Top