0
SURABAYA -  Dari hasil lidik dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kematian wanita berusia 25 tahun di kamar rumah di Jalan Brawijaya Gang Kedurus I No 4, Surabaya, diduga adalah korban pembunuhan polisi memburu penghuni rumah bernama Masud.

Pria asal Bondowoso ini diduga pembunuh atau mengetahui pembunuhan perempuan setengah telanjang di rumah itu.

Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Manang Soebeti belum dapat memastikan keberadaan Masud. Pihaknya masih menelusuri pegawai depo air itu.

Dia pun belum bisa memastikan Masud masih di Surabaya atau sudah meninggalkan Surabaya,
Manang juga belum dapat memastikan Masud terlibat dalam pembunuhan ini atau tidak.

Pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan pembunuh wanita itu. Pihaknya juga masih menganalisa berdasar barang bukti (BB) yang ditemukan di lokasi.

"Antara keterangan saksi dan BB akan disesuaikan. Nanti bisa diketahui siapa pembunuhnya," kata Manang, diduga mayat korban berada di rumah tersebut lebih dari dua hari. Saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), beberapa bagian kulit mayat wanita itu sudah terkelupas.

Benda cair (sperma, red.) yang ditemukan di tubuh korban dan kasur juga sudah mulai mongering, dalam olah TKP ini, tim Identifikasi Polrestabes Surabaya menyita sejumlah barang bukti.

Di antara barang bukti (BB), yang disita adalah balok kayu, barang-barang milik korban di rumah itu, dan helm.

Sampai berita ini diturunkan identitas korban belum terungkap. Tim Identifikasi tidak menemukan satu pun identitas korban, "Korban terluka parah di kepalanya. Diduga luka ini yang menyebabkan korban meninggal," pungkasnya.(is/rdi)

Posting Komentar

 
Top