0
JAKARTA - Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti membantah disebut mengintimidasi Jessica Kumala Wongso, di ruang tahanan (rutan) Polda Metro Jaya.
Menurut Krishna, tindakannya kepada dara cantik lulusan Australia itu hanya sebatas melakukan wawancara.

"Tidak ada itu, semua baik-baik saja. Saya tidak melakukan apa yang disampaikan pengacara dan tidak masalah itu. Tidak model kami pribadi melakukan itu. Saya meng-interview berbicara sesuai fakta pengacara kan bilang disuruh mengaku saya tidak ada bilang itu," kata Khrisna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Dalam wawancara tersebut, kata Khrisna, Jessica kerap berbicara tidak sesuai dengan fakta-fakta yang ada. Namun, mantan Kapolsek Metro Penjaringan ini tidak mempermasalahkan aksi bungsu dari tiga bersaudara tersebut.

"Kalau tidak mau bicara sesuai fakta tidak masalah sama sekali. Kita diberi kesempatan sesuai fakta yang kami miliki jadi tidak memaksa mengaku, karena pasti melakukan upaya apapun untuk membela (diri)," pungkasnya.

Sebelumnya, Yudi Wibowo Sukinto selaku kuasa hukum Jessica menceritakan bahwa kliennya diintimidasi Krishna Murti. Kata dia, Dirkrimum Polda Metro itu memaksa Jessica untuk mengakui perbuatannya pada 31 Januari sekira pukul 23.00 WIB.

"Iya (Krisnna) ke tahanan malam-malam Jesica disuruh mengaku. Kok sampai begitu apa tahanan yang lain diperlakukan seperti itu?," ujar Yudi beberapa waktu lalu.(ari/pr)

Posting Komentar

 
Top