0
PONTIANAK – Polda Kalbar hingga kini masih terus memeriksa para saksi sekaligus tersangka oknum anggota Kepolisian Polres Melawi, Brigadir Petrus Bakus, yang membunuh dan memutilasi dua anak kandungnya, Fabian (4) dan Amora (3).

Dokter Forensik Edi Hasibuan menjelaskan, perlu waktu hingga satu minggu untuk memeriksa dua korban yang dimutilasi.

"Tim forensik memerlukan waktu seminggu untuk memeriksa dua korban untuk menentukan penyebab pasti kematian," ucapnya, Sabtu (27/2/2016)

Edi mengungkapkan, untuk hasil pemeriksaan awal, kedua korban tewas dikarenakan bacokan benda tajam.
"Hasil awal, kedua korban terkena bacokan benda tajam," tuturnya.

Sebelumya, beberapa saudara terlihat mendatangi Mapolres Melawi untuk mengetahui perkembangan penyelidikan. Sayangnya, mereka tak mau dikonfirmasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada Polres Melawi untuk menyelesaikan kasus ini.

Sementara itu, kediaman tersangka Brigadir Petrus Bakus saat ini yang berada di Asrama Polisi Melawi telah dipasangi police line.(rdi)

Posting Komentar

 
Top