0
PONTIANAK - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) mengaku kesulitan membuat berita acara pemeriksaan (BAP) untuk oknum anggota Polres Melawi, Brigadir Petrus Bakus yang membunuh dan mutilasi dua anaknya.

Wadir Reskrimum Polda Kalbar, AKBP Supriadi mengatakan, meski Brigadir Petrus telah diamankan sejak Jumat 26 Februari 2016, karena omongannya yang meracau, Polda Kalbar belum membuat BAP.

"Karena ngomong-nya masih melantur, jadi kami masih harus menggelar perkara untuk menentukan apakah tersangka cukup sehat mempertanggungjawabkan perbuatannya," ucapnya kepada wartawan, Sabtu (27/2/2016).

Menurutnya, Mabes Polri menurunkan psikolog khusus untuk memeriksa kejiwaan Brigadir Petrus yang kondisi kesehatannya dinilai sangat sehat ini.

"Mabes Polri menurunkan psikolog karena saat tes urine Brigadir Petrus negatif narkoba," tuturnya.
(rdi)

Posting Komentar

 
Top