0
Sidoarjo – TNI/Polri beserta Forkopimka menghadiri kegiatan Cangkruan bersama masyarakat di Balai Desa Bungurasih Kec. Waru Kab. Sidoarjo.  Acara tersebut di hadiri sekitar 500 warga  se- Kec. Waru. Menurut Danramil Dim  0816/16 Waru Kapten Arh Puji Wihardi, Acara ini perlu di adakan untuk menjalin hubungan silahturahim antara TNI/Polri dan Masyarakat. Dalam acara tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan yang luas tentang upaya untuk mencegah dan mewapadai adanya bahaya Radikalisme  yang memeresahkan masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya hubungan sinergitas antar TNI/Polri dan Forkopimka beserta masyarakat untuk memerangi masalah tersebut.               

TNI/Polri beserta Instansi terkait lainnya mengharapkan generasi muda merupakan ujung tombak dan harus melangkah terdepan untuk melawan bahaya Radikalisme, oleh karena itu Instansi terkait bersama masyarakat harus selalu memberikan pemahaman dan sosialisasi tentang bahaya Radikalisme kepada pemuda-pemuda Indonesia. Menurut Danramil Dim 0816/16 Waru Kapten Arh Puji Wihardi, Salah satu kunci utama untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme adalah pendidikan, baik pendidikan formal maupun agama sejak dari rumah maupun sekolah, apabila generasi muda kita mendapatkan pendidikan umum dan agama yang baik.pasti akan terhindar dari paham radikalisme atau bahaya yang lainnya. Misalnya bahaya Narkoba yang selalu mengancam dan merusak masa depan generasi muda. Pemuda sangat rentan adanya pengaruh tersebut mulai dari lingkungan rumah sendiri dan pergaulan lingkungan. Oleh karena itu generasi muda harus pandai untuk menyaring informasi-informasi dari Dunia maya agar tidak mudah terpengaruh bahaya radikalisme atau ancaman lainnya.                    

Danramil Dim 0816/16 Waru Kapten Arh Puji Wihardi memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat, karena dengan hal itu masyarakat dapat memberikan contoh yang baik terhadap pemuda-pemuda di sekitarnya. Pada intinya Indonesia berdasarkan Pancasila dapat menjadi pedoman untuk mencegah dan melindungi dari bahaya Radikalisme atau bahaya yang mengancam Keutuhan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. Setelah adanya penyuluhan tersebut acara dilanjutkan tanya jawab antara TNI/Polri dan Forkopimka  bersama masyarakat. Masyarakat sangat merespon kegiatan cangkrukan ini dan mendukung upaya Pemerintah untuk mencegah dan melawan bahaya Radikalisme.Tepat pukul 23.30 WIB Acara selesai. kegiatan ini berlangsung dengan aman,tertib dan lancar. ( Tris/pen084).

Posting Komentar

 
Top