0
Menjamurnya Debt Collector Perampas Kendaraan Polisi Tutup Mata
SURABAYA – Preman berkedok Finance kembali sengsara  konsumen kali ini Korbannya bernama. Ari Rasid (AR) nama samara, pada saat korban nongkrong di giras jalan Kalidami bersama temannya  hendak mau pulang ke rumah tiba-tiba di hampiri dua orang tak dikenal  yang mengaku debt. collector  Radana Finance, yang berkantor di Ir Soekarno Pertokoan dekat Galaxi Maal 28/01/2016.

Lalu kedua orang tersebut langsung meminta korban untuk menyerahkan sepeda motor yang dikendarainya, sontak korban melawan dengan argument, cekcok mulut terjadi tak lama kemudian enam orang teman pelaku yang ingin merampas kendaraan korban berdatangan, dan orang-orang yang mengaku debt.collector tersebut ngampam jika tidak dikuti kemauannya korban akan dibacok. Ungkapnya.

Karena korban tetap mempertahankan sepeda motornya akhirnya dari saha satu pelaku merayu korban untuk diajak ke kantor  Radana Finance, untuk melakukan cek nomer mesin dan nomer rangka kendaraan yang dibawa oleh korban, sesampai nya di kantor Finance, para pelaku meminta supaya di kunci setir ketika itu korban di minta untuk masuk ke ruangan .

Korban AR dipertemukan dengan pimpinan finance, dan Korban di minta menandatangani berkas" yang di ajukan, namun korban menolak  tanda tangani berkas tersebut , sebab setelah dibaca ternyata isinya surat penyerahan motor, “ Saya disini pinjam uang dengan jaminan BPKB, bukan sepeda motor  sedangkan angsuran hutang saya kurang empat kali angsuran” ucap korban sambil menggerutu.

Pada saat AR, keluar dari ruangan dan langsung menuju ke parkiran dimana pada saat itu kendaraanya di parkir, eh ternyata kendaraan tersebut telah lenyap dari tempat parkiran, sontak AR, terkejut ketika motornya tidak ada, setelah ditanyakan pada satpam yang menjaga lokasi tersebut, tidak tau menau tentang kejadian hilangnya motor di parkiran.

Setelah kejadian hilang kendaraan di parkiran depan kantor Finance, Ibu Korban yang datang kelokasi langsung mengajak AR, anaknya melaporkan ke polsek rungkut bahwa telah terjadi  pencurian didepan kantor  Radana Finance, untuk segera dilakukan pengusutan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.harapnya.

Polisi Tutup Mata
“Ibarat buah simalakama mas, ternyata  kami dibuat kecewa oleh ulah oknum polisi yang menolak atas laporan yang kami sampaikan ke polisi, dengan alasan tidak cukup bukti karena ada kaitan dengan kreditan laporan kami dtolak,  dan saat itu kami meninggalkan ruangan SPK Polsek Rungkut dengan kekecawaan yang sangat mendalam”. Pungkasnya (id/pr)

Posting Komentar

 
Top