0
SURABAYA - Internasional Karaoke di Jalan Embong Malang disegel polisi. Tempat hiburan malam tersebut disegel karena diketahui menjadi tempat peredaran narkoba.

Yang mengedarkan justru manager tempat karaoke itu sendiri yakni Agus Wahyudi (28), warga Jalan Jagiran. Agus mengaku menjual pil ekstasi agar karaoke yang dikelolanya lebih ramai.

"Saya jual ke orang yang sudah saya kenal. Sudah dua bulan ini," kata Agus saat dihadapkan ke wartawan, Rabu (20/1/2016).

Agus mengaku pil setan itu didapatkan dari orang bernama Tarjo. Transaksi pembelian dilakukan di warung kawasan Pasar Kembang. Dari hasil berjualan barang haram itu, Agus mengaku mendapat untung hingga puluhan juta.

"Harganya beda-beda sesuai jenisnya. Satu malam saya bisa dapat untung puluhan juta," ujar Agus.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Donny Adityawarman mengatakan apa yang dilakukan dikarenakan tempat hiburan malam itu dijadikan sarang peredaran narkoba. Donny mengaku akan memanggil pemiliknya.

"Tapi pemilik masih berada di luar negeri sehingga belum bisa dimintai keterangan," ujar Donny.

Donny mengaku mendapatkan barang bukti berupa ratusan pil ekstasi, sabu dan narkoba jenis lain. Semua barang haram itu disimpan di dalam gudang.

Namun dari tangan Agus, polisi menyita lima butir ekstasi, satu paket sabu seberat 0,83 gram, 29 butir pil H5, sembilan paket keytamin, 21 butir ekstasi, 11 butir ekstasi logo petir, 25 butir ekstasi berlogo mahkota, 13 butir ekstasi berlogo LV, 13 butir ekstasi berlogo gelas, empat butir ekstasi berlogo kupu-kupu, enam butir ekstasi berlogo armany, dan lima butir ekstasi campuran.

"Total semua barang bukti adalah 0,8 gram sabu, 103 butir pil ekstasi, 29 butir pil H5, dan sembilan paket keytamin," pungkasnya. (ad/pr)

Posting Komentar

 
Top