0
SURABAYA - Sebanyak 387 orang bekas pengikut Gafatar tiba di Bandara Juanda Surabaya pagi tadi. Mereka diberangkatkan dari Pontianak, Kalimantan Barat menggunakan dua pesawat Lion Air.

Selanjutnya ratusan eks pengikut Gafatar asal Jawa Timur yang sempat tinggal di Mempawah, Kalimantan Barat ini, dibawa ke lokasi penampungan di Balai Transito Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, mengatakan Pemprov Jatim ingin mantan pengikut Gafatar segera kembali ke rumah masing-masing. Namun demikian, proses identifikasi dan pendataan tetap dilakukan.

"Target kami, 26 Januari 2016 pembinaan dan konseling selesai. Mereka akan dijemput oleh Dinsos Kabupaten setempat untuk diantar ke kampung halamannya," ujar Gus Ipul di Bandara Juanda, Sabtu (23/1/2016).

Gus Ipul meminta polisi mengusut tuntas dalang di balik eksodus besar-besaran pengikut Gafatar ke Kalimantan. Apalagi, Gafatar merupakan ormas yang difatwa sesat oleh MUI.

Sementara menurutnya, ratusan pengikut ormas itu adalah adalah korban, sehingga harus dirangkul dan dibina. "Kita minta bantuan tokoh agama dan ormas Islam memberikan konseling agar mereka memiliki pemahaman agama yang secara utuh," pungkasnya.

Seperti diketahui, masih ada satu kloter penerbangan lagi yang membawa eks Gafatar dari Kalimantan Barat ke Surabaya. Penerbangan ini berisi 200 orang. Pesawat mereka dijadwalkan mendarat di Juanda pagi ini.
(ris/pr)

Posting Komentar

 
Top