0
Surabaya - Yulliani, warga asal Muneng Wetan Kecamatan Purwosari Kabupaten Kediri menjalani pemeriksaan  pemeriksaan di Unit Jatanras Polrestabes Surabaya.
Wanita 31 tahun ini telah melakukan penipuan dengan modus bisa meloloskan seorang untuk menjadi pegawai Polsuska PT KAI dan Karyawan Bank Indonesia.

"Tersangka bisa melakukan karena mengaku sebagai anggota Wanita TNI AU (WARA)," kata Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, AKP Julian K Warokka, Rabu (20/1/2016).

Dari mengaku sebagai anggota WARA tersangka menginformasikan lowongan pekerjaan itu ke teman-temanya kosnya, serta melalui jejaring sosial seperti facebook dan BBM.

"Kebanyakan korban percaya saat lihat di akun facebook tersangka, karena disana banyak foto tersangka yang menampilkan berseragam TNI wanita," terangnya.

Namun untuk menjadi PT KAI daop 8, para calon pelamar harus menyedikan uang dengan jumlah Rp 3 juta, dan jika ingin menjadi karyawan BI maka harus membayar Rp 1 juta.

"Uang itu sebagai biaya pendaftaran, karena calon pelamar tidak mengikuti tes dan langsung lolos," lanjut Ade.

Ternyata usai mendaftar dan menyetorkan uang, para calon pelamar ke tersangka tidak mendapatkan panggilan menjadi pegawai Polsuska PT KAI maupun pegawai Bank Indonesia.

"Akibat kejadian ini sudah ada 35 orang melapor dan kemungkinan masih banyak korban lain yang belum melapor," lanjutnya.(gil/ted/bj)(pur)

Posting Komentar

 
Top