0
Surabaya -Pelaku pencabulan berinisial B.Y.P (17) warga Manukan Lor Surabaya di laporkan oleh orang tua korban sebut saja namanya Bunga (16) warga Manukan Luhur Surabaya ke polisi karena telah mencabuli anaknya.

Sudah beberapa kali pencabulan yang dilakukan oleh Pelaku B.Y.P tehadap Bunga sebagai korban di rumahnya,pada saat kedua orang tua pelaku tidak ada di rumah,kata Kompol Lily Djafar Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya di Mapolretabes Surabaya (7/1/2016).

Awal perkenalannya melalui jejaring sosial blackberry messenger (BBM) antara pelaku dengan korban sekitar satu tahun yang lalu,kemudian sekitar 21 September 2014,Mereka bertemu berlanjut hingga menjalin hubungan dengan berpacaran,Jelasnya.

Korban merupakan  siswi kelas 1 SMK di surabaya, sedangkan pelaku saat ini tidak bersekolah lantaran di DO oleh sekolahnya,Lanjutnya.

Persetubuhan ini terjadi pertama kali sekitar 22 Januari 2015,ketika itu pelaku menjemput korban di sekolahnya,lalu korban diantar pulang untuk ganti baju,kemudian pelaku mengajak korban ke rumahnya,setelah sesampai dirumahnya akhirnya korban disetubuhinya,Paparnya.

Pelaku menyetubuhi korban berulang-ulang hingga 4 kali di rumahnya,ketika keadaan di rumah pelaku dalam keadaan sepi,Terangnya.

Menurut pengakuan dari pelaku bahwa ia bersedia bertanggung jawab atas perbuatannya dengan cara menikahi korban karena pelaku sudah bekerja di salah satu rumah makan di Surabaya untuk menafkahinya.

Pelaku dapat dikenakan UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maximal 15 tahun,Pungkasnya.  (Ad)

Posting Komentar

 
Top