0
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat 37 Perwira Tinggi (Pati) TNI teridiri dari 26 Pati TNI AD, 7 Pati TNI AL dan 4 Pati TNI AU, berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/120/I/2016 tanggal 19 Januari 2016, bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (20/1/2016).
26 Pati TNI AD yaitu, Mayjen TNI A.A. Ketut Mayun Widyadnya (Pa sahli Tk. III BId Banusia Panglima TNI), Mayjen TNI Luciczisman Rudy Polandi (Pa sahli Tk. III Bid Sosbudham Panglima TNI), Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS (Kapuskes TNI), Mayjen TNI Ir. Edy Sudarmanto (Deputi Bid Intelijen Teknologi BIN), Mayjen TNI Liston  A. Simanjuntak, S.Sos., M.Si (Han) (Deputi Bid. Kontra Intelijen BIN), Mayjen TNI R. Gautama Wiranegara, S.E (Sestama BNPT), Mayjen TNI Eddy Kristanto, S.H (Sahli Bid Sosial Budaya BIN), Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto (Asrena Kasad), Mayjen TNI Dedy Iswanto, S.E (Danpuspomad), Brigjen TNI Dedy Sumantri, S.Ip (Pati Ahli Kasad Bid. Ekonomi), Brigjen TNI Umaryana Kasma (Dansatkomlek TNI), Brigjen TNI Aang Suharlan (Kavinda Banten BIN), Brigjen TNI Benny Octaviar, M.D.A (Kapusjianstra TNI), Brigjen TNI Herwin Suparjo, S.Sos., S.H (Asdep Koord. Otonomi Khusus Kemenkopolhukam), Brigjen TNI Slamet Riyadi (Bandep Lingsos Setjen Wantannas), Brigjen TNI Hasto Pr. Yuwono. S.I.P (Dirum Kodiklat TNI), Brigjen TNI A.A.B. Maliogha (Dansecapad), Brigjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H. (Kakordos Sesko TNI), Brigjen TNI Sungkono (Kabinda Sumut BIN), Brigjen TNI Aribowo Teguh Santoso, S.T., M.Sc. (Dirrenprogar Ditjen Renhan Kemhan), Brigjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos, M.M (Danrem 121/ABW, Sintang), Brigjen TNI Agoes Joesni (Kabinda NAD BIN), Brigjen TNI Rudy Yulianto (Wadanpuspomad), Brigjen TNI Yulius Selvanus (KAbinda Kepri BIN), Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta, S.Sos (Kabinda Bali BIN Brigjen TNI Susi Arlian Indra Dewi, S.H. M.H (Asdep Koord. Hukum Internasional Kemenkopolhhukam).
7 Pati TNI AL yaitu, Laksda TNI Dedy Muhibah Pribadi, S.H. M.A.P. (Pa Sahli Tk. III. Bid Kws Sus & LH Panglima TNI), Laksma TNI  Rudwin Thalib, S.E (Pati Sahli Kasal Bid. Dokstraops), Laksma TNI Drg. Andriani, Sp. Ort (Wakapuskes TNI), Laksma TNI Hendrawan Bayu Prewito (Kabinda Sulut BIN), Laksma TNI Yusup, S.E (Danlantamal VI/Makasar), Brigjen TNI (Mar) Matheas Dwi Putro T, S.H., M.A.P (Kabinda SUmsel BIN), Brigjen TNI (Mar) Suhartono (Danlantamal XI/Merauke).
4 Pati  TNI AU yaitu, Marsda TNI Ir. M. Agus Mustofa, M.Sc (Pa Sahli Tk. III Bid Jahrit Panglima TNI), Marsda TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M (Pangkoopsau I), Marsma TNI Yuli Antono (Pati Sahli Kasau Bid. POlhukam), Marsma TNI Hadi Suwito, S.E (Kapusinfolahta TNI).
Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan, atas nama Panglima TNI dan selaku Pribadi, saya mengucapkan “Selamat” dan “Berbahagia” kepada para Jenderal, Laksamana  dan Marsekal, atas anugerah Kenaikan Pangkat ini, dengan harapan Kenaikan Pangkat ini menjadi motivasi dalam meningkatkan kinerja dan tanggung jawab para Perwira.
“Untuk kesekian kalinya saya menerima laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi di Ruang Hening ini. Disatu sisi hal ini sungguh membanggakan, tetapi disisi lain pasti ada kandungan makna yang dalam, yakni tantangan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar bagi para perwira sekalian,“ ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa, salah satu kriteria untuk mencapai Perwira Tinggi adalah adanya capaian keberhasilan melaksanakan tugas, sehingga reputasi individu dan satuan dimana ia bertugas sungguh diakui dan layak diapresiasi. Dari situ kemudian mengalir penghargaan sekaligus kehormatan untuk menyandang pangkat lebih tinggi bagi para Perwira.
“Salah satu cara menjaga reputasi itu adalah dengan melaksanakan setiap tugas sebaik mungkin, menyikapi setiap permasalahan dan tantangan yang timbul secara arif bijaksana, penuh dedikasi dan integritas diri sebagai seorang prajurit. Kalimat itu yang mudah diucapkan namun tidak semudah membalik telapak tangan. Semua memerlukan perjuangan dan konsistensi, karena di kancah itulah seorang Perwira akan diuji kualitas dan kapabilitas keperwiraannya,” tandas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI juga mengingatkan bahwa, TNI harus menjaga kelangsungan pemerintah, agar tetap mampu bekerja dengan baik. Kita ingin menjaga stabilitas politik dan keamanan agar jangan sampai mengganggu kinerja pemerintah dalam mewujudkan harapan rakyat memperoleh kehidupan dan kesejahteraannya.
“Saya perintahkan kepada para Perwira maupun Perwira Tinggi yang saat ini mendapatkan Kenaikan Pangkat dan memimpin unit-unit kerja terkait, untuk menuangkan pemikiran-pemikiran cerdas, inovatif dan produktif guna disampaikan kepada pimpinan TNI, terutama yang terkait dengan percepatan peningkatan penguatan peran dan tugas pokok TNI untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah yang sudah menjadi keputusan politik bersama,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Mengakhiri amanat Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penekanan kepada para Perwira yang merupakan Leader disetiap unit organisasi di dalam struktur TNI, harus mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan konsisten dan stabil. Etos kerja setiap unit organisasi harus diperkuat, transparansi dan akuntabilitas haruslah mencair serta mengalir didalam struktur organisasi.
Hadir pada acara tersebut antara lain, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna, Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan, Wakasal Laksdya TNI Widodo, Irjen TNI, Koorsahli Panglima TNI, para Asisten Panglima TNI dan Wakil Kepala BIN  serta  Ketua Umum Dharma Pertiwi beserta pengurus yang mendampingi.(atr/pr)

Posting Komentar

 
Top