0
KALSEL - Suara  teriakan perkelahian, memecahkan kesunyian malam terjadi  duel maut satu lawan satu, sekitar pukul 20,30 wita selasa malam, dalam keadaan terdesak pemuda yang memakai kaos warna  merah bernama Samsyir Alamsyah itu mempertahankan  hidup dan matinya  pada  saat  terjadi  duel maut, terdesak  ketika  menghindari  tebasan  samurai  yang  terus  diarahkan ketebuhnya.


Namun naas  Samsyir Alamsyah kakinya  masuk ke parit  hingga  terjatuh  tak  ayal lagi tebasan  samurai  terus di hujamkan ke tubuhnya  hingga akhirnya  terkapar dan  menghebuskan nafas terakhir  dengan  luka  parah  dibagian  perut  dan  leher  hingga  usus  perutnya  terburay keluar.

AKBP Rizal Irawan S.IK MH yang didampingi Kasat Reskrim AKP Ade Paparihi SH,S,IK.MH mengatakan, “Awal mula sebelelum kejadian  tersebut, pelaku dan  korban  pernah cekcok  mulut,  sampai akhirnya  Kepala Desa  Bentok Darat turun tangan mencoba untuk melakukan upaya musyawarah  secara kekeluargaan  pada saat itu  di arahkan ke Polsek Bati-Bati namun  korban  menolak  dengan alasan masih ada masalah dengan Polsek Bati-Bati ,tak  hanya disitu saja upaya damai kembali diminta oleh  Kades Bentok Darat   namun korban  tetap sajah menolak   didamaikan”paparnya

Sesaat setelah kejadian,  pelaku di bawa saudaranya ke bidan desa untuk  pengobatan luka bekas tebasan parang di bagian tangan sebelah kiri yang  mengalami luka serius urat nadinya hampir putus, bidan desa yang merawat tidak sanggup untuk menangani akhirnya dirujuk ke rumah sakit Banjar Baru untuk dilakukan pertolongan.

Setelah mendapatkan Informasi Pelaku ada di Rumah Sakit hanya dengan waktu 3 Jam Pelaku berhasil di bekuk  Reskrim Resor  Polres Tanah Laut,dan kami pun ikut dan  langsung  bersama  Kasat  Reskrim  saat  penangkapan  Pelaku.”ujar Kapolres

”Pelaku kita tangkap dan kita amankan pada saat Pelaku ada  di  rumah sakit Ratu Zaleha Martapura Kabupaten Banjar pada Pukul 01,38 wita,  lalu kita bawa ke  Polres Tanah Laut sekitar Pukul 02,30 wita untuk diperiksa lebih lanjut, pelaku yang  bernama Ramadhan Sadri warga desa Bentok Darat, sedangkan korban bernama  Samsyir Alamsyah masih tetangga pelaku  “kata kapolres

“Menghilangkan nyawa seseorang dengan cara menebaskan senjata tajam ke bagian tubuh korban.  barang  bukti  yang  kita amankan  ,satu sepatu warna putih, satu buah sajam golok,satu  jaket warna hitam bercak kena darah,  pelaku akan kita kenakan pasal 338 atau 354 ayat (2) KUHP”ungkap kapolres

Kapolres menambahkan untuk saaat ini lokasi tempat kejadian masih di jaga anggota polisi untuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan namun nanti sore anggota akan kita tarik kembali ke Polres semantara dari masyarakat desa Bentok Darat mengucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan pihak Kepolisan Tanah Laut serta mereka memberikan dukungan jika di daerahnya akan dilakukan Razia Pekat dan Miras.(as/pr)

Posting Komentar

 
Top