0
TANGERANG - Lima daerah yang belum bisa melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 9 Desember 2015, di antaranya Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Fak-Fak, Manado, Simalungun dan Siantar.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, lima daerah tersebut bisa melaksanakan Pilkada susulan, namun setelah sengketa di daerah itu selesai.

Terlebih kata dia, lima daerah tersebut akan bisa melaksanakan hajat susulan dengan batas waktu 14 hari ke depan, setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) siap melaksanakannya.

"Pilkada itu ditunda sesuai UU maksimum 21 hari. Tapi saya minta kalau bisa 14 hari. Sehingga penghitunga suaranya bisa serentak dan tahapannya tidak terganggu," ujar Tjahjo saat berkunjung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 17 Cluster Sutera Narada, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (9/12/2015).

‎Politisi PDI Perjuangan (PDIP) tersebut mengaku, lima daerah itu mengalami penundaan pelaksanaan pilkada lebih dari tenggat waktu, maka akan ditunjuk pejabat sementara (Pjs) untuk menjalankan roda pemerintahan di lima daerah itu.

"Dan itu akan dilantik dan Pjs itu akan memimpin daerah hanya sampai bulan Februari (2016)," katanya.
Selian itu, Tjahjo berharap agar semua masyarakat bisa mempergunakan hak pilihnya dalam Pilkada serentak tersebut dan tidak memilih untuk menjadi golput. "Mudah-mudahan (Pilkada) bisa maksimal," pungkasnya.(fid/pur)

Posting Komentar

 
Top