0
JAKARTA - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, rencananya akan mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung), untuk meminta rekaman asli kisruh perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.

Wakil Ketua MKD DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, dirinya bersama dengan pimpinan MKD lainnya, Junimart Girsang dan Kahar Muzakir, akan segera bertolak ke Korps Adhyaksa. Menurut Sufmi, hal ini dilakukan, agar Bareskrim Mabes Polri bisa melakukan uji forensik atas keaslian rekaman itu.
"Hari ini mau ke kejaksaan (minta rekaman), saya ke sana dengan Pak Junimart dan Pak Kahar," ujar Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/12/2015). 

Dia mengaku, setelah rekaman tersebut didapatkannya, MKD akan bertolak ke Mabes Polri untuk menyerahkan rekaman tersebut. Dia berharap, Korps Bhayangkara bisa membuktikan rekaman tersebut palsu atau asli. Sehingga, bisa dilakukan penjadwalan pemeriksaan terhada saksi-saksi lainnya.
"Kalau diberikan (rekaman), langsung kita serahkan ke Polri, karena kalau disimpan di sini (MKD), takut (hilang) apalagi besok kita libur (reses)," katanya.

Sekedar informasi, dalam kesaksiannya pada sidang etik, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin mengatakan, bukti rekaman yang ada di dalam ponsel miliknya, telah diserahkan pada Tim Penyidik Kejaksaan Agung. Hal itu untuk digunakan sebagai bahan pendalaman teknis.
(fds)

Posting Komentar

 
Top