0
PAMEKASAN - Masa depan NKRI berada ditangan para pemuda. Sepuluh duapuluh tahun yang akan datang kalianlah yang akan menggantikan memimpin negara ini. Jangan racuni hidup kalian dengan narkoba. Jauhi narkoba" tegas Dandim 0826 Letkol Arm Mawardi, S.A.P kepada para santri Banyuanyar hari Rabu (25.11.2015) dalam acara penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba oleh BNK Kabupatan Pamekasan.
Kegiatan  yang diselenggarakan oleh Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dihadiri Dandim 0826/Pamekasan Letkol Arm Mawardi, S.A.P, Wakil Bupati Pamekasan selaku ketua Satgas P4GN Khalil As'ari, Ka Lapas Kusmanto Eko Putro dan BNK Pamekasan serta diikuti 1.200 siswa MTS/SMP, MA/SMA dan SMK Ponpes Banyuanyar.

Menurut Dandim 0826 dilihat dari perspektif pertahanan negara bahwa Indonesia adalah negara yang kaya dan banyak negara asing yang ingin menguasai Indonesia. "Dari aspek ancaman militer, Indonesia tidak memiliki senjata yang berbahaya, yang akan mengancam negara-negara tetangga, sehingga tidak ada alasan untuk menguasai lewat invasi militer, maka upaya asing menguasai Indonesia dilakukan melalui aspek yang lain, seperti narkoba" jelas Dandim.

"Sasaran peredaran narkoba adalah generasi muda, dengan harapan akan tercipta generasi muda yg bodoh akalnya, lemah fisiknya dan lemah mentalnya, sehingga apabila nanti jadi penguasa mudah dipengaruhi dan dikuasai, pada akhirnya NKRI hancur tinggal cerita saja".

Sementara itu sambutan Wakil Bupati Pamekasan Khalil As'ari menegaskan bahwa sekarang wilayah pamekasan harus betul-betul menjadi atensi terkait bahaya narkoba, karena narkoba bisa merusak segala aspek sendi-sendi generasi kedepan. Untuk itu pihaknya (Satgas P4GN) berharap agar semua lapisan masyarakat menjauhi Narkoba termasuk para siswa dan santri.

Kegiatan ini juga diisi dengan ceramah pengetahuan tentang narkoba oleh BNK Pamekasan Brigpol Heriyanto Indra T.M dan dr. Kristianto dokter Lapas Pamekasan serta kesaksian pemakai narkoba warga binaan Lapas Narkoba Pamekasan Hadi Setianto dan Aryo Bilarisa.(pur)



Posting Komentar

 
Top