0
SURABAYA - M Ihsan, warga Jalan Kyai Satari IV, harus meringkuk di balik jeruji besi Polrestabes Surabaya. Dia ditangkap gara-gara mengedarkan narkoba jenis sabu. Pria berusia 61 tahun itu nekat menjadi bandar sabu untuk membiayai istri simpanannya.

Ihsan ditangkap saat hendak mengirim sabu ke salah satu pelanggannya di Jalan Raya Ngagel Rejo, Surabaya. Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol I Wayan Inaya mengatakan, pelaku mengaku telah menjadi bandar narkoba sejak tiga tahun lalu. "Selain mengedarkan pelaku juga mengkonsumsinya," kata Wayan, Rabu (4/11/2015).

Bisnis barang haram ini yang dilakoninya ini cukup menggiurkan. Bahkan hasil dari jualan Sabu-sabu itu digunakan untuk membiayai istri simpanan yang dinikahinya sejak 3 tahun lalu. "Saya sudah tiga tahun jualan. Karena saya punya istri simpanan, butuh uang untuk biaya. Uang hasi kerja sehari-hari tidak cukup," aku Ihsan yang berprofesi sebagai tukang cat di Surabaya ini kepada penyidik.

Sementara dari pemeriksaan petugas, tersangka membeli narkoba ini dari seorang bandar besar di Surabaya yang saat ini masih Buron. Setelah menerima barang tersebut, pelaku langsung mengedarkan dan transaksi yang dilakukan melalui telepon. Dalam beroprasi, pelaku tanpa menggunakan jasa kuris. Dari pengakuanya, siste ini mendapatkan keuntungan yang lebih besar karena dioperasikan sendiri.

"Bandar di atas pelaku masih kami lakukan pengejaran dan saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO," kata Wayan. Selain menyita satu bungkus sabu-sabu seberat 1,16 Gram, dari tangan pelaku polisi juga menyita 6 bungkus ganja seberat 911,39 gram, dan 3 butir pil ekstasi.(pur)

Posting Komentar

 
Top