0
PAMEKASAN - Jika sapi pada umumnya hanya dibuat sebagai penarik gembala, disembelih maupun diambil susunya, namun di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur sapi diikutkan kontes kecantikan.
Kontes kecantikan ini khusus untuk sapi betina. Kontes tersebut dikenal dengan nama kontes sapi sono'. Sesuai namanya, penilaian dalam kontes meliputi keindahan sapi, serta kekompakan saat berjalan beriringan.
"Penilainnya berupa jalannya sapi harus indah dan gemulai saat berjalan di lintasan yang sudah ditentukan," kata Rudy Haryanto, panitia kontes sapi sono' di Stadion R. Soenarto Hadiwijoyo Pamekasan, Minggu (25/10/2015).

Selain itu, warna kulit sapi harus sama serta tinggi sapi harus serasi. Sementara pakaian yang dikenakan pada sapi juga harus bagus dan serasi. Termasuk para joki yang memandu sapi juga harus terlatih.
"Kontes sapi sono' merupakan budaya Madura yang harus dilestarikan, sehingga kontes ini rutin digelar setiap tahun," imbuhnya.

Salah satu pemilik sapi sono', Sugiyanto mengatakan, untuk bisa ikut kontes, sapi tersebut harus dilatih dan dirawat sedemikian rupa mulai memberi minum yang teratur hingga diberi gula aren dan beras hitam.
"Minumnya harus teratur mulai dari 5 sampai 6 kali setiap hari, terus dikasih gula aren dan bubur ketan hitam," kata Sugiyanto.

Selain itu, sapi itu saat dilatih harus diiringi dengan musik saronen yakni sejenis gamelan yang merupakan musik khas Madura. Musik ini biasanya dinyanyikan oleh sinden.
(ris)

Posting Komentar

 
Top