0
PEMBURU - SMP 1 Nunukan mengembangkan obat tradisional berupa bawang Kalimantan atau biasa disebut masyarakat setempat bawang Dayak, bawang Berlian atau bawang Sabrang.

Budidaya di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Nunukan itu merupakan kesepakatan antara Komite Sekolah dan guru sebagai langkah mewujudkan SMP 1 Nunukan sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri menyusul perolehan predikat sebagai sekolah Adiwiyata tingkat nasional.
"6 Januari kemarin kami sudah mencanangkan menanam 100 bibit bawang Dayak di ingkungan sekolah," kata Kepala SMPN 1 Nunukan Hj Masriah.

Bawang Dayak dipilih menjadi tanaman yang dibudidayakan di sekitar lingkungan sekolah karena menurut informasi, tanaman tersebut memberikan banyak manfaat. Misalnya saja seorang peneliti peraih gelar doktor di Indonesia, menyebutkan ada lebih 100 khasiat bawang Dayak. Sementara dari referensi internet manfaatnya disebutkan lebih kurang 40 khasiat.

"Berdasarkan manfaat itulah, sebagai generasi muda ingin mewariskan kepada anak didik bahwa sebaiknya menjaga aset bangsa berupa obat tradisional dan Insya Allah kami akan mengembangkan bibit itu sebanyak mungkin," ujarnya.

Jika bawang Dayak berhasil dibudidayakan di lingkungan sekolah, hasilnya akan dipanen untuk dibuat produk makanan.
SMP 1 Nunukan yang telah mendapatkan penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI serta Menteri Lingkungan Hidup bahwa diberikan mandat untuk maju menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri. Jika hal itu berhasil diwujudkan, tahun depan SMP 1 Nunukan akan menerima piagam penghargaan di Istana Negara.

Masriah menjelaskan, guna mencapai sekolah Adiwiyata Mandiri, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi antara lain membina 10 sekolah agar masuk dalam sekolah Adiwiyata Kabupaten. 10 sekolah yang dibina bukan merupakan binaan sekolah Adiwiyata Nasional lainnya. "Kemudian harus memiliki ikon sekolah yang belum dimiliki oleh sekolah lain di Indonesia," ujarnya.

SMPN 1 Nunukan sebelumnya telah memperoleh predikat sebagai sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten, Propinsi dan Nasional. Piagam Penghargaan Adiwiyata Nasional telah diterima SMP 1 Nunukan pada 22 Desember 2014 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Menteri Lingkungan Hidup RI di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta.(mus)

sumber: tribun.com

 

Posting Komentar

 
Top