0
PEMBURU - Penelitian lain yang dilakukan oleh Arnida dkk dari Farmasi Universitas Lampung menjelaskan ekstrak bawang dayak dapat menurunkan kadar kalsium urine, meningkatkan volume air seni selama 24 jam (bersifat diuretik atau peluruh kencing), dan menurunkan pH air seni. Aktivitas diuretik pada bawang dayak bisa memudahkan penghancuran dan pengeluaran batu ginjal.

Eleutherol, Eleutherinoside A, dan Eleuthoside B, Pelawan Diabetes
Bawang dayak dapat dimanfaatkan untuk mengobati diabetes. Maria DPT Gunawan Puteri, dkk. dari Divisi Biosains, Universitas Hokkaido, Jepang berhasil mengisolasi tiga senyawa aktif dalam bawang dayak, yaitu eleutherol, eleutherinoside A, dan eleuthoside B. Ketiga senyawa ini dipercaya mampu mengatasi diabetes melitus.

Eleutherinoside A dalam bawang dayak berperan menghambat alfa-glukosidase. Alfa-glukosidase pada permukaan membran sel usus berperan untuk memecah pati dan disakarida menjadi glukosa. Jika aktivitas alfa-glukosidase terhambat, maka penyerapan glukosa juga terhambat sehingga kadar gula dalam darah akan berkurang. Sementara itu, menurut Valentina Indrajati, herbalis di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, kandungan alkaloid dalam bawang dayak memiliki aktivitas hipoglikemik atau penurun kadar glukosa darah.
Bagian yang biasa digunakan pada bawang dayak adalah bagian umbi dan daunnya. Bawang dayak dapat digunakan dalam bentuk segar, simplisia, manisan, atau bubuk.(pur)

Posting Komentar

 
Top