0
PAMEKASAN - Kodim 0826 Pamekasan mengerahkan Babinsa Koramil, untuk mengawasi pendististribusian program bantuan beras untuk warga miskin (raskin) di sejumlah titik di Pamekasan.

Salah satunya di Desa Pakong, Kecamatan Pakong, yang juga tidak lepas dari pengawasan Babinsa. "Sesuai petunjuk Dandim Pamekasan, kami melaksanakan pengawasan terhadap pendistribusian raskin. Agar tidak terjadi lagi penyelewengan," kata Seka Soleh, Babinsa Koramil Pakong, Jum'at (7/8/2015).

Banyaknya persoalan yang muncul dalam program raskin, seperti proses pengiriman yang tidak kunjung sampai kepada penerima hingga validitas data yang tidak akurat. Menjadi alasan untuk dilakukan pengawasan.

"Penyelewengan program bantuan raskin di Pamekasan, sampai saat ini belum selesai. Hal ini berakibat pada tingkat kepercayaan aparat penegak hukum," ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pendistribusian di Desa Pakong dilaksanakan bersama Plt Kades Pakong, Moh Rifki sebanyak 6.975 kilo gram (kg) atau sebanyak 465 sak x 15 kg, yang dibagikan kepada 930 kepala keluarga (KK).

"Raskin yang dibagikan merupakan jatah Agustus 2015, dengan jatah (desa Pakong) sebanyak 6.950 kg, sesuai dengan daftar penerima sebanyak 435 KK," jelasnya.

Namun demikian, persoalan lain muncul ketika data penerima raskin di Desa Pakong, berbeda dengan data sebelumnya. Yakni sebanyak 435 KK untuk data lama, serta sebanyak 930 KK data terbaru. "Hasil kesepakatan bersama antara Plt Kades dan para Pamong serta para warga, untuk raskin dibagi rata 7,5 kg per KK. Sehingga semua warga miskin menerima bantuan raskin," pungkasnya. (pur)

Posting Komentar

 
Top