0
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku keberatan terhadap usulan pemberian hukuman bagi partai politik yang tidak mengusulkan calon dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015.

"Partai politik enggak mengusung calon masa dikenain sanksi? Itu SD-nya dimana? Hak mereka dong mau mengusungkan calon atau tidak," kata Fadli saat diskusi Polemik Sindo Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2015).

Menurutnya, keberadaan calon tunggal di tujuh daerah bukan merupakan tanggung jawab parpol. Karena, setiap parpol mempunyai hak mau mencalonkan jagoannya atau tidak.

"Sanksi ini enggak bisa diterima logika, itu mengganggu intelektualitas saya. Parpol itu bebas mau ikut mengajukan atau tidak mengajukan calon dalam pilkada serentak," tegasnya.

Ia tidak sependapat dengan isu yang beredar bahwa parpol harus tanggung jawab terhadap adanya calon tunggal dalam pilkada serentak. Menurutnya, jika memang sampai akhir masa pendaftaran namun tetap ada calon tunggal, artinya mereka harus terima ditetapkan DPRD.

"Kalau sudah sampai detik terakhir tapi enggak ada yang daftar, ya sudah ditetapkan saja sama DPRD," pungkasnya.

Sebagai informasi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pernah mengusulkan agar parpol yang tidak mengusung calon untuk ikut pilkada, maka akan diberikan sanksi.(sus)

Posting Komentar

 
Top