pemburuonline.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Slider

Berita Metropolis

BERITA TNI / POLRI

BERITA POLHUKAM

BERITA PASURUAN

Berita Nasional

Galery Ekonomi & Bisnis

BANTU PMI, KOREM 084/BHASKARA JAYA SUMBANGKAN 21 KANTONG DARAH

Surabaya – Dalam rangka memperingati HUT yang Ke-49 Korem 084/Bhaskara Jaya bekerja sama dengan PMI Kota Surabaya menggelar Donor Darah yang diikuti oleh 230 orang yang terdiri dari personil Korem dan Persit beserta jajarannya, Pemuda Panca Marga (PPM). Bertempat di Aula Makorem, Kamis(28/05).

Minimnya stok darah pada Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya, menggugah warga Korem 084/Bhaskara Jaya beserta jajarannya untuk membantu mendo­norkan darah guna kebutuhan masyarakat kota Surabaya, Kegiatan donor darah ini merupakan partisipasi warga Korem dalam memperingati HUT Korem Ke-49. Tercatat sebanyak ±230 lebih prajurit yang mendo­norkan darahnya. Tetapi hanya 121 yang memenuhi syarat untuk bisa mengikuti donor darah, hal tersebut dikarenakan pendonor wajib mengisi Kuesioner Riwayat Kesehatan, melaksanakan Tensi, Cek darah terlebih dahulu untuk mendapatkan Darah yang sehat.

“Kita semua dari jajaran TNI Korem 084/Bhaskara Jaya melaksanakan donor darah tidak hanya memperingati HUT Korem saja tetapi kita rutin, bahkan setiap ada kegiatan tertentu ada kegiatan donor kita lakukan. Kita siap membantu menjadi bank darah dari wilayah Surabaya,” Hal tersebut disampaikan oleh Danrem 084/BJ Kolonel Inf M. Nur Rahmad di sela-sela waktunya saat menyempatkan diri melihat kegiatan Donor Darah.(Pen84/TI).

SETELAH 21 HARI TMMD KE-94 SELESAI SESUAI TARGET SASARAN

Pamekasan - TMMD merupakan program lintas sektoral yang telah dilaksanakan sejak tahun 1980 dan sasaran kegiatannya senantiasa ditetapkan melalui proses perencanaan yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah serta masyarakat. Dengan demikian TMMD mempunyai andil membantu percepatan pembangunan di daerah dan hasilnya merupakan wujud dari pemenuhan aspirasi masyarakat. Hal tersebut sesuai dalam amanat Gubernur Jawa Timur pada penutupan TMMD ke-94 yang dibacakan oleh Bupati Pamekasan Bpk Drs. H. Ahmad Syafii. Bertempat di lapangan Nagara Bhakti Pamekasan.

Dalam amanatnya Gubernur Jawa Timur mengatakan “Program TMMD ke-94 Tahun 2015 yang dilaksanakan di 5 (lima) Kabupaten sejak tanggal 7 Mei 2015, hari ini telah genap 21 hari, dan syukur alhamdulillah target sasaran yang direncanakan semuanya dapat dicapai dengan baik. Tentu hal ini bukanlah dicapai dengan sendirinya tetapi semuanya adalah berkat kerjasama yang baik antar semua pihak yang terkait dan terlibat didalamnya” jelasnya.

Beliau  juga menyampaikan bahwa kegiatan TMMD difokuskan pada dua sasaran, yaitu sasaran fisik dan non fisik, Pertama, sasaran fisik difokuskan pada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah dan mempunyai peran sebagai pengungkit dan pendorong tumbuhnya perekonomian di desa atau daerah terpencil. Kedua, sasaran kegiatan nonfisik diarahkan untuk mendorong tumbuhnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap kondisi sosial kemasyarakatan, kehidupan berbangsa dan bernegara yang didalamnya mengandung hak dan kewajiban.

Selain itu Gubernur Jawa Timur Sukarwo menyampaikan  beberapa hal untuk menjadi perhatian para unsur pelaksana di lapangan, khususnya jajaran Pemerintah Kabupaten, kecamatan dan desa, pasca diserahkannya hasil pelaksanaan program TMMD ke-94 yaitu: Pertama, Sasaran fisik yang telah selesai dilaksanakan merupakan kebutuhan riil masyarakat, hendaknya sesegera mungkin dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan terpelihara secara baik. 
 
Oleh karena itu perlu mendorong rasa ikut memiliki di masyarakat atas aset yang telah terbangun tersebut sehingga tidak ada keraguan bagi masyarakat untuk memanfaatkan dan dipeliharanya; Kedua, keberadaan TNI ditengah masyarakat selama pelaksanaan TMMD telah memberikan semangat kebersamaan dan gotong-royong masyarakat. Semangat ini hendaknya terus dipupuk dan ditumbuhkembangkan dalam kehidupan masyarakat yang semakin individualistis.  
 
Ketiga, sasaran non fisik yang berupa penyuluhan, pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat mempunyai dampak jangka panjang karena sasaran yang dibangun adalah karakter masyarakat. Bagaimana masyarakat dapat memahami dan mampu bersikap secara benar sebagai warga negara dan warga masyarakat.  Keempat,  kepada jajaran pelaksana provinsi baik pemerintah Provinsi maupun TNI, bahwa kegiatan TMMD dilaksanakan secara periodik dua kali setiap tahun, maka evaluasi pada setiap tahap kegiatan merupakan tahapan penting yang perlu dilakukan. Karena dengan evaluasi dapat diketahui kelemahan yang mesti disempurnakan pada tahapan selanjutnya untuk mendukung keberhasilan kegiatan yang harus diperhatikan oleh pelaksana adalah aspek administratif dan akuntabilitas.

Di akhir amanatnya Gubernur Sukarwo menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat baik dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, jajaran TNI, dan Masyarakat atas partisipasi aktifnya dalam memberikan dukungan dalam penyelenggaraan TMMD ke-94 di Jawa Timur.

Hadir dalam penutupan tersebut Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPINDA), para Dandim se jajaran Korem 084/BJ, Ketua Pengadilan Negeri Pamekasan, Wakil Bupati Pamekasan, Sekretaris Daerah, para pimpinan SKPD dan BUMD serta undangan dari TNI-POLRI, Menwa dan perwakilan pelajar se-kabupaten Pamekasan. (Pen84/TI)

Diduga Mengandung Plastik, Raskin Dikembalikan ke Bulog

KARAWANG - Sebanyak 4,1 ton beras jatah untuk warga miskin (raskin) yang disinyalir bercampur dengan beras plastik dikembalikan Kepala Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, ke Subdivre Bulog Karawang, Jawa Barat. Kepala desa setempat meminta beras tersebut ditukar dengan beras yang dinilai aman dikonsumsi.

Menurut Kepala Desa Pancakarya, Ata Jilun, pengembalian raskin tersebut berawal saat desanya menerima kucuran raskin jatah Mei 2015. Namun saat diperiksa ternyata bentuk beras tidak seperti beras pada umumnya.

“Raskin yang datang ke desa saya bentuknya persegi panjang dan ujungnya tidak lancip. Karena curiga raskin ini bercampur beras plastik, saya tidak membagikannya kepada masyarakat,” ujar Ata, di kantor desa setempat, Selasa (26/5/2015).

Menurut dia, raskin untuk Desa Pancakarya berasal dari gudang Bulog Palumbunsari, Karawang Timur. Beras tersebut semuanya 4,1 ton jatah untuk 274 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM).
Dikatakan, sebelum raskin tiba, warga Desa Pancakarya sempat resah kabar beredarnya beras plastik di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Karawang. Oleh karena itu mereka sangat waspada saat membeli beras di pasar.

“Ketika raskin tiba di kantor desa, kecurigaan warga terhadap beras plastik masih kuat. Akibatnya mereka memeriksa raskin tersebut karung demi karung. Ketika mengetahui bentuk beras agak ganjil, warga menolak menerima raskin tersebut,” papar Ata.

Dalam kesempatan tersebut, Ata mengaku bersyukur karena raskin bisa ditukar dengan beras lain yang lebih bagus kualitasnya. Sebab, Perum Bulog Subdivre Karawang bersedia mengganti raskin yang ditolak warga itu.

Menanggapi hal itu, Kepala Suplai Perum Bulog Karawang, Jawa Barat, Nolly, mengungkapkan, raskin yang didistribusikan kepada warga melalui Perum Bulog kondisinya layak konsumsi dan terjamin dari beras plastik.

“Pada dasarnya kualitas beras kami jamin dan layak konsumsi. Tapi kalau sekiranya warga menolak beras tersebut, kami siap mengganti. Berapa pun silakan dikembalikan untuk diganti,” paparnya.(mbs)

Wapres JK Pastikan PSSI Segera Gelar Liga

JAKARTA - Kompetisi sepakbola nasional dipastikan akan tetap digelar oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam waktu dekat ini. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Menurutnya, jika PSSI tidak mengelar kompetisi sepakbola nasional, puluhan juta masyarakat Indonesia akan menelan kekecewaan yang besar.

"Jangan tutup kesempatan orang menikmati sepakbola dan juga olahraga. Kalau golf mau dibekukan biar saja, kan hanya bersifat pribadi. Tapi ini sepakbola lebih banyak penontonnya daripada pemainnya. Kalau golf lebih banyak pemainnya daripada penontonnya," ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Selain itu, mantan Ketua Umum Partai Golkar menegaskan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi harus merevisi dan mengkaji ulang langkah membekukan PSSI. Pasalnya, dampak besar akan timbul dari kebijakan tersebut.

"Menpora sebagai menteri mengajukan konsep revisi. Jadi dia mengajukan ke saya konsep revisi, bukan saya yang mengajukan," katanya.(fmh)

Ketahuan Melayani Pria Hidung Belang Pelajar SMK Digerebek

DEPOK - Satreskrim Polresta Depok mengungkap kasus dugaan sarang prostitusi terselubung di sebuah rumah kontrakan di RT 05 RW 20, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Hasilnya, penjaja seks yang diduga pelajar SMK Terbuka di Depok Tengah dan seorang mucikari diamankan.

Saat digerebek, gadis di bawah umur itu tengah melayani pria hidung belang. Sementara satu mucikari berinisial MS (29) ikut digelandang polisi.

Salah satu pelajar yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK), mengaku dibayar Rp600 ribu sekali melayani tamu. Warga mengaku resah dengan keberadaan dan aktivitas muda-mudi di rumah tersebut.
Kasat Reskrim Kompol Teguh Nugroho membenarkan, razia tersebut dilakukan atas informasi dari masyarakat. Sedikitnya, ada empat orang terjaring, di mana satu merupakan mucikari, satu diduga sebagai pelaku seks, dan dua orang saksi.

"Diduga (PSK-nya) masih di bawah umur. Masih kita dalami dan masih penyelidikan. Saat ini keduanya tengah menjalani pemeriksaan yang intensif di Polresta Depok, dua lainnya saksi,” ujar Teguh.
Motif mereka diduga karena desakan ekonomi dan keinginan memperoleh uang jajan untuk membeli barang-barang bermerek.

Polisi akan menjerat pelaku dengan UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 88, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara atau denda Rp200 juta.
Kapolresta Depok yang baru menjabat, AKBP Dwiyono dijadwalkan segera merilis lebih detail praktek bisnis prostitusi tersebut.(raw)

Satpol PP Amankan Pasangan Mesum Dalam Razia Kos-kosan

Surabaya - Tempat kos di Surabaya kini sudah mulai tidak senyaman sebelumnya, karena sewaktu-waktu akan didatangi oleh aparat penegak Perda yang didukung jajaran samping serta BNNP Jatim. Paling anyar, Satpol-PP berhasil menciduk 3 pasangan mesum dan 4 orang teridentifikasi positif menggunakan narkoba.

Dipimpin oleh Dari, Kepala Bidang Operasional Satpol PP Kota Surabaya, kali ini rombongan petugas dan jajaran samping serta BNNP Jatim mendatangi salah satu tempat kos di Jl Taman Arjuna Gang 2 Surabaya sebagai sasaran awal. Hasilnya, ditemukan 1 penghuni yang diduga positif sebagai pengguna narkoba melalui tes urine. 

Kemudian operasi dilanjutkan ke tempat kos mewah di Jl Gunung anyar Gang 7 Surabaya, yang akhirnya berhasil menciduk 1 wanita penghuni kamar kos yang teridensifikasi positif sebagai pengguna narkoba dan 1 pasangan yang bukan suami istri dalam satu kamar kos.

Sebelumnya, petugas Satpol PP Surabaya juga melakukan razia di rumah kos kategori mewah berlantai 5 yang berlokasi di Jl Darmo Kali Surabaya. Uniknya, tempat kos ini ternyata juga menyediakan tempat semacam bar. Dan lagi-lagi, petugas berhasil menemukan 2 wanita pengguna narkoba serta 1 pasangan mesum.

Tempat kos meawah lainnya juga menjadi sasaran berikutnya, yakni di Jl Ploso Timur Surabaya yang tarifnya mencapai 1,3 hingga 1,5 juta rupiah per bulan, namun sayangnya petugas tidak berhasil menemukan sasaran operasi yustisi maupun pengguna narkoba.

Menurut Dari, pihaknya akan terus menggelar operasi yang sama dan dilakukan sewaktu-waktu, sebagai salah satu upaya Pemkot Surabaya mencegah maraknya pergaulan bebas dan peredaran narkoba dikalangan kaum remaja.

"Kegiatan razia narkoba dan yustisi adalah amanah atau sebuah progam dari pemerintah yang harus dililaksanakan oleh petugas Satpol PP Surabaya dan BNNP," ujarnya, Senin (25/05/2015).

Untuk itu Dari berpesan kepada seluruh tokoh masyarakat, RT dan RW agar selektif untuk menerima warga baru sekaligus terus mengawasi tempat-tempat kos diwilayahnya.(pur)

KODIM SAMPANG UNGKAP KASUS PENYELEWENGAN ALAT PERTANIAN

Sampang – Pompa air yang merupakan salah satu bantuan dari pemerintah pusat untuk program ketahanan pangan diperuntukkan bagi kelompok tani desa Rabasan sampang Madura, namun ternyata oleh Kepala desa menjualnya pada oarang lain atas nama Busari dengan dalih atas persetujuan kelompok petani lainnya. Kodim 0828/Sampang selaku Komando kewilayahan berhasil mengungkap kasus penyelewengan alat pertanian bantuan pemerintah tersebut.
Kasus penyelewengan alat pertanian bantuan pemerintah sangat disayangkan oleh berbagai pihak terutama oleh masyarakat kecil yang notabene berprofesi sebagai petani apalagi oleh aparatur perangkat desa itu sendiri. Dalam keterangan pers nya kemarin Dandim Sampang Letkol Kav. Susanto mengatakan bahwa tersangka atas nama H. Busari yang berusia 50 tahun merupakan warga desa dharma kec. Cemplong, “Busari ditangkap karena terlibat penjualan bantuan alat pertanian batuan pemerintah kepada warga di desa Rabesen, sesuai  sembilan agenda prioritas (Nawa cita) Presiden Joko widodo salah satu nya tentang kedaulatan pangan beberapa waktu yang lalu terkait hal tersebut dimana ada pelanggaran kami akan bertanggung jawab”jelasnya.
Susanto juga menjelaskan bahwa Penjualan alat pertanian yang berupa Pompa air terungkap setelah anggota Bintara pembina desa (Babinsa) menerima dari keluhan warga Rabesen bahwa mereka belum menerima pompa air bantuan dari pemerintah pusat, atas dasar itulah anggota Babinsa melakukan penelusuran dan menemukan fakta ternyata bantuan tersebut telah dijual ke desa lain dan pembelinya adalah H. Busari. Dalam keterangannya Busari mengaku membeli Pompa tersebut seharga 5 Juta dari Suhut orang dekat Kepala desa Rabesen, rencananya akan menjual Pompa air itu ke desa lain.
Setelah ditangkap tersangka langsung diserahkan ke penyidik Kepolisian Resort sampang untuk diproses lebih lanjut, Letkol Susanto berharap penangkapan tersebut menjadi pelajaran bagi warga lainnya agar tidak memperjual belikan bantuan yang bukan haknya (Pen084/TI).

UPACARA PEMBUKAAN TMMD KE-94 DI KAB. PAMEKASAN PRIORITASKAN PEMBANGUNAN RELIGI

Surabaya - Korem 084/BJ dalam hal ini Kodim 0826/Pamekasan melaksanakan kegiatan Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-94 yang dibuka secara resmi oleh Wadan Kobangdikal Brigjen TNI Mar Ivan A.R Titus, SH sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara bertempat di Lapangan Waru Desa Tanah Laok Kab. Pamekasan. Upacara Pembukaan TMMD  ke-94 tahun 2015 ini kali ini dipusatkan di Desa Pelangan Kec. Sekotong Kab. Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat dan kegiatan ini dilaksanakan secara serentak  di 61 wilayah kabupaten/kota di seluruh wilayah tanah air.

Pasukan Sedang Baris
Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung mulai tanggal 07 hingga 27 Mei, dan sasaran selain fisik ada juga non fisik berupa kegiatan penyuluhan pada masyarakat. “ Dengan melibatkan segenap komponen bangsa, baik unsur Pemerintah, maupun instansi non Pemerintah bersama masyarakat, pada hakekatnya merupakan wujud nyata dari penerapan budaya gotong royong, suatu budaya luhur bangsa yang telah terbukti menjadi benang merah keberhasilan bangsa Indonesia dari masa ke masa”
 
Sementara itu Wadan Kobangdikal dalam membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menyampaikan bahwa Program TMMD masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan  masyarakat di daerah khususnya untuk wilayah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil maupun terisolir. Sehingga keberadaan TNI untuk membangun sarana dan prasarana maupun infrastruktur di wilayah masih sangat relevan, sesuai dengan tema pelaksanaan TMMD tahun ini “Dengan Semangat Kemanunggalan, TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan Seluruh Komponen Bangsa lainnya, Kita Laksanakan Percepatan Pembangunan Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Pedesaan”. 

Disamping itu karena fokus dalam TMMD ke-94 kali ini adalah pembangunan bidang religi, maka TNI mengajak Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin melakukan pembinaan aspek religiusitas ini juga tidak terlepas dari langkah untuk melakukan penangkalan masuknya paham radikal yang saat ini berkembang di Timur Tengah seperti ISIS, program tahun ini ditekankan selain fisik juga religi untuk menangkal masuknya nilai asing yang bertolak belakang dengan paham kegamaan bangsa Indonesia,"ujarLukman.

Lukman menambahkan  "Sekarang kita hadapi tantangan di mana paham ini tak hanya bertentangan dengan paham, namun juga merongrong sendi keagamaan kita, jadi tidak hanya bangun desa tapi seluruh wilayah karena konteksnya seperti tadi bahwa paham ISIS ini tak bisa kita tolerir. Saya juga ingin menyampaikan bahwa Islam adalah agama yang mensejahterakan manusia dan memanusiakan manusia," ujarnya

Pada  kesempatan yang sama Bupati Pamekasan Ahmad Syafii  menyampaikan Terimakasih kepada TNI maupun semua pihak yang mendukung kegiatan ini sekaligus berharap kegiatan yang akan meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan .
Kegiatan  tersebut dihadiri Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kapolres Pamekasan, seluruh Dandim jajaran Korem 084/BJ, Sekda Kab. Pamekasan, para Kepala OPD/Camat, Tokoh Masyarakat Kab. Pamekasan, Organisasi Pemuda Kab. Pamekasan serta Organisasi Kemasyarakatan .(Pen084)

Jenazah Terpidana Mati Tiba di RS Santa Carolus

JAKARTA - Jenazah terpidana mati asal Brasil, Rodrigo Gularte, akhirnya tiba di Rumah Sakit Santa Carolus, Jakarta Pusat, sekira pukul 12.45 WIB.

Rodrigo dibawa menggunakan mobil ambulans bernomor polisi R 9596 B dengan nomor urut tujuh. Mobil tersebut dikawal satu mobil polisi.

Jenazah Rodrigo juga didampingi oleh ibu kandungnya, Clarisse Muxfeldt Gularte, beserta beberapa kerabat. Jenazah Rodrigo ditempatkan di ruang persemayaman.

Saat jenazah Rodrigo tiba di RS Santa Carolus, keluarganya tak kuasa menahan tangis. Hingga saat ini proses ibadah penghormatan terakhir sedang berlangsung.(*)

Ekskusi Terpidana Dinyatakan Meninggal Setelah 30 Menit Didor

CILACAP - Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan eksekusi mati tahap dua sudah dilakukan secara serentak pada Rabu (29/4/2015) pukul 00.35 WIB.

Tiap terpidana dihadapkan dengan delapan regu tembak, masing-masing berjumlah 13 personel dan satu komandan.

"Dinyatakan meninggal 30 menit kemudian. Semuanya berhasil dan tidak ada yang meleset," kata Prasetyo, di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2015).

Ia mengatakan, jenazah empat dari delapan terpidana mati, yakni Andrew Chan, Myuran Sukumaran, Rodrigo Gularte, dan Silvester Obiekwe Nwaolise, telah diberangkatkan ke tempat persemayaman di Jakarta sebelum dibawa ke negara asalnya.

Sementara Raheem Agbaje Salami dimakamkan di Madiun, Martin Anderson dimakamkan di Bekasi Utara, dan Okwudili Oyatanze dimakamkan di Ambarawa sesuai permintaan masing-masing terpidana.

"Jenazah Zainal Abidin dimakamkan di Cilacap atas permintaan Gubernur Sumatera Selatan," katanya.
(sus)