DIRGAHAYU KEMERDEKAAN RI KE-69 DENGAN SEMANGAT PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, KITA DUKUNG SUKSESI KEPEMIMPINAN NASIONAL HASIL PEMILU 2014, DEMI KELANJUTAN PEMBANGUNAN MENUJU INDONESIA YANG MAKIN MAJU DAN SEJAHTERA
ARTIKEL TERKINI PEMBURU ONLINE.COM

JACKIE CHAN SEDIH, PUTRANYA TERANCAM HUKUMAN 3 TAHUN PENJARA

Editor:: Achmadi MS | Wartawan:: Achmadi MS Berita Kamis, 18 September 2014 | 16.00

Beijing - JAYCEE Chan, putra aktor beken Jackie Chan, resmi ditahan kepolisian terkait kasus penyalahgunaan obat terlarang. Dia terancam hukuman tiga tahun penjara bila terbukti bersalah.

Pada Rabu, 18 September 2014, jaksa menyatakan, Jaycee ditangkap karena dicurigai memberi kepada fasilitas orang lain untuk menyalahgunakan obat. Jaksa Dongcheng District mengumumkan melalui situs microblog Sina Weibo bahwa mereka menyetujui penangkapan Jaycee menyusul permintaan kepolisian satu minggu sebelumnya. Demikian dilansir China Central Television dan The People's Daily, Kamis (18/9/2014).

Jaycee ditahan di Beijing pada 14 Agustus 2014, bersama aktor Taiwan, Kai Ko. Polisi mengatakan dua aktor tersebut dinyatakan positif mengonsumsi ganja dan mereka telah mengakui menggunakan obat terlarang. Polisi juga menemukan 100 gram obat ilegal di rumah Jaycee.

Pada akhir Agustus, Kai dibebaskan setelah 14 hari berada di tahanan. Setelah dibebaskan, dia menggelar konferensi pers didampingi orangtua dan agennya, meminta maaf atas perbuatannya melanggar hukum.

Di Tiongkok, polisi dapat menangkap tersangka jika telah mendapat persetujuan resmi dari jaksa. Setelah mendapatkan persetujuan, polisi dapat melanjutkan penyelidikan. Sidang di pengadilan akan digelar jika polisi memutuskan memberikan sanksi pidana kepada tersangka.

Hukuman maksimum di Tiongkok bagi mereka yang kedapatan menggunakan narkoba di rumah, tempat kerja, atau hotel adalah tiga tahun penjara.

#SEDIH MENYELIMUTI
Kesedihan masih tergurat jelas di rona muka aktor action kelas dunia, Jackie Chan. Rasa malu dan prihatin masih menyelimuti keluarganya. Kasus penangkapan atas putranya, Jaycee Chan, yang terlibat penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba membuat reputasi keluarganya tercoreng.

Sudah lebih dari satu bulan, putra Jackie Chan mendekam di tahanan. Sementara Kai Ko, rekan anaknya yang juga diciduk oleh polisi kini sudah dibebaskan. Hal ini membuat sedih Jackie.

Menurut berbagai sumber, sejak penangkapan atas putranya, Jackie selalu bersedih dan menangis. Kasus Jaycee sendiri baru akan disidangkan pada pertengahan September. Ancamannya jelas, Jaycee akan dijatuhi penjara, karena selain mengonsumsi narkoba selama delapan tahun, ia juga menyimpan sekitar 100 gram.

Menurut informasi, kasus Jaycee akan disidangkan pada pertengahan September. Dan dipastikan Jaycee akan dijatuhi hukuman penjara. Hal ini berkaitan dengan pernyataan Jaycee, yang mengaku telah menggunakan narkoba selama delapan tahun. Tak hanya itu, saat digerebek polisi, ditemukan 100 gram ganja di apartemen mewahnya di Beijing. Atas kasusnya tersebut, Jaycee terancam hukuman penjara selama tiga tahun.

Seperti dikutip dari Xin.Msn, Jackie tak tinggal diam dengan ancaman hukuman yang menanti putranya tersebut. Jackie dan istri mencoba berbagai cara untuk menyelamatkan putranya dari hukuman penjara.

Mereka dikabarkan mengadakan pertemuan khusus dengan kuasa hukum Jaycee. Mereka membahas kasus yang membelit Jaycee dengan serius. Menurut sumber, Jackie dan istri sangat cemas menghadapi persidangan putranya. Jackie sendiri selalu menghindar saat ditanya seputar kasus putranya. Ia tak pernah menjawab ketika ditanya awak media. Ia hanya tersenyum dan berlalu. #Berbagai Sumber

Murid SD No. 01 Kabupaten Lahat Trauma Masuk Sekolah

LAHAT - Di mana saat di investigasikan langsung oleh wartawan pemburu kepada fihak sekolah yang bersangkuatan mengatakan memang benar yang bernama yoga murid SD.NO 01 lahat.dan salah seorang guru mengatakan sudah lama tidak masuk sekolah dari bulan juli kemarin s/d sekarang. katanya.tgl. 11/09/14.

Menurut keteranagan dari yoga saat di jumpai di kediamannya di kelurahan kota jaya lahat Gg.ssekolah  tersebut , bersama orang tuanya yang sedang mengalami sakit salurun kencing [prostat].orang tua Yoga bernama TONI ,umur 50 ,TH , mengatakan memang anak saya Yoga memang sudah lama tidak mau masuk sekolah di kerenakan sering di ganggu oleh temannya dan di caci-maki terhadap drinya ,padahal anak tersebut mau masuk sekolah lagi .ujarnya.

Maka selama ia tidak masuk sekolah ia sehari –hari melakukan aktivutasnya menjadi tukang semir sepatu di kawasan pemkab.lahat ,karena di tutut ekonomi mereka , apalagi orang tuanya sedamg mengalami sakit dan untuk biaya berobatpun tak ada [operasinya]dengan ini Yoga mencari sesuap nasi untuk makan.katanya.

Di tamabahkan oleh kepala sekolah sd,01 ,Hj.Kholilah Spd , saat di konfermasikan kembali kami akan berkunjung bersama dewan guru ke tempat kediamannya  untuk memujuk kembali  Yoga untuk masuk sekolah karena sangat di sayangkan bagi kami seusianya tidak sekolah ,karena fihak sekolah kami belum mengeluarkan Yoga dari sekolah,juaga kami sangat prihatin dengan keadaan oerang tiuanya yang sedang mengalami sakit ,dan ini kewajiban kami sebagai dewan guru ,dan  apabila nanti sudah tidak mau sekolah lagi fihak sekolah sudah lepas tanggung jawab .tegasnya.

Di tambahkan oleh orang tuanya kami sangat membutukan uluran tangan pada fihak pemeritah terhadap keadaan yang kami alami .katanya.[akril].

Pemkab Lahat Didemo Ratusan Warga Prabu Menang


LAHAT - Masyarakat Desa Prabu Menang Kecamatan Merapi Timur datangi pemkab lahat pada jam 09.00.wib, mengelar aksi unjuk rasanya  di depan kantor pemerintah kab,lahat,adapun sebelum mereka mendatangi kantor pemerintah kab.lahat ,anggota kepolisian polres lahat sudah siap siaga di wilayah seputar pemkab lahat 13/09/14.

Masyarakat Desa Prabu Menang Kecamatan Merapi Timur beserta Ketua  Badan Pengawas Desa (BPD),  yang berjumlah lebih kurang dari 100 orang dengan naik kendaraan enam mobil truck serta kendaraan lainnya langsung masuk ke halaman pemkab lahat ,di mana kedatangan mereka langsung di jaga ketat oleh aparat kepolisian polres lahat dan satuan anggota pol .pp .pemkab.lahat ,  mereka langsung di sambut dengan baik oleh  bupati  lahat yang mewakili  asisten 2, pemkab lahat  Bakti Riansyah .M.M ,dan apa maksud kedatangan mereka ?salah seorang anggota mereka  mengeluarkan kelu kesanya pada pemerintah mengenai  perusahaan Galian C . yang berada di kawasan desa mereka yang telah merusak lingkungan alam desa tersebut ,serta sudah melewati batas lahan yang telah di tentukan  bagi perusahaan Galian C milik salah seorang bernama  Ahmad Solehan .walapun galian C tersebut sudah mempunyai izin yang telah di berikan oleh kantor prizinan lahat.katanya .

Dimana pada saat itu beberapa orang perwakilan dari anggota masyarakat desa prabu menang untuk memberikan keterangan secara lengkap pada rapat  kordinasi bersama dengan pemkab,lahat yang di hadiri oleh asisten 2,.camat merapi timur dan kepala badan prizinan lahat serta anggota kepolisian polres lahat untuk memutuskan jalan keluarnya dalam mengatasi maksud dan tujuan masyarakat desa tersebut jangan sampai terjadi hal yang anargis .seluruh pendemo tetap menunggu keputusan dari pemkab,lahat hasil dari rapat mengenai Galian C yang beraktivitas di desa prabu menang.

Dan pada pertemuan mereka lebih kurang dari 1 jam .pemerintah kab,lahat sudah memutuskan hasil dan mengambil kesimpulan Galian C terseebut harus di tutup sementara , dan hasil tersebut langsung di sampaikan oleh asisten 1 di depan para  pendemo di halaman pemkab.lahat.mengatakan kami pemerintah kab,lahat akan meninjau lokasi Galian C tersebut besok pagi bersama TIM pemkab,lahat yang kami sepakati bersama.katanya.
Namun seluruh masyarakat desa prabu menang yang mengadakan aksi menyeruhkan di depan  para pejabat pemerintah agar Galian C yang berada di desa kami tidak lagi beroperasi lagi alisas di tutup selamanya.kata mereka.

Dengan ini wartawan dari pemburuonline langsung mendatangi kepala badan prizinan lahat H.Abdul Rizal SH .MM. diruang kerjanya mengatakan hal  tersebut Galian C  tersebut sudah punya surat izin[iup],akan tetapi  yang mempunyai perusahaan sudah melewati  batas lahan mereka dan juga di duga pihak dari perusahaan Galian C tersebut  tidak menepati janji mereka yang sudah di ketahui oleh kepala desa dan perangkat desa mengenai insentif yang akan di berikan pada masyarakat desa dalam satu truck pengangkutan sebesar sepuluh ribu rupiah [Rp.10000]dan ini tidak di hiraukan dengan ini mereka mengadakan aksinya pada pemerintah ,tapi dengan ini tim pemerintah kab,lahat akan terjun langsung meninjau lokasi besok dan untuk semua Galian C , di kab,lahat  yang tidak ada surat izin akan kami tutup .ujarnya.[AKRIL].

Sidang Tertutup Guru Agama Cabuli 7 Siswi SDN Simokerto

Editor:: Achmadi MS | Wartawan:: Achmadi MS Berita Rabu, 17 September 2014 | 20.32

Photo Ilustrasi
SURABAYA – Ini benar-benar ironis. Menyandang gelar sarjana agama dan mengajar selama 32 tahun di SDN Simokerto, M Sari Ali (60 tahun) malah mencabuli murid-muridnya. Korbannya tak cuma satu, melainkan 7 siswi. Tak menutup kemungkinan jumlah korban bertambah, mengingat perbuatan tersangka telah dilakukan sejak awal tahun 2013. Yang membuat kaget, perbuatan tak senonoh itu dilakukan saat memberikan pelajaran di ruang kelas, perpustakaan, aula, dan ruang guru. Kini akibat perbuatannya, guru tinggal di daerah Gunungsari Surabaya ini dijebloskan ke tahanan Polrestabes Surabaya.

Saat ini baru tujuh korban yang melapor ke polisi. Yakni, SM (8 tahun), ND (7 tahun), NH (12 tahun), AM (11 tahun), AY (11 tahun), AD (11 tahun), dan LL (7 tahun). “Tidak menutup kemungkin korban akan terus bertambah, kami masih melakukan pendalaman,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Senin (2/6) kemarin.

Awal terbongka kasus ini adanya laporan dari salah satu orang tua korban setelah melihat anaknya bersikap aneh. Ketika sang orang tuanya bertanya, baru diketahui kalau si-anak telah menjadikorban pencabulan gurunya. "Dari laporan tersebut, kami melakukan penyelidikan. Dan benar, tersangka melakukan pencabulan terhadap siswinya sendiri. Tersangka kita tangkap di rumahnya,”jelas AKBP Sumaryono.

Kata Sumaryono, April 2014 lalu tersangka sudah pensiun, namun tenaganya masih diperlukan di SD tempat dia bekerja. Tersangka yang telah memiliki istri dan empat anak ini mengajar hanya seminggu sekali. Saat memberi pelajaran, tersangka justru melakukan tindak asusila terhadap beberapa anak didiknya di dalam kelas. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku perbuatannya tersebut sudah dilakukan sejak awal 2013 tersebut korbanyapun berfariatif mulai dari siswi kelas 1 hingga 5 di SD yang telah menjadi korban.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, AKP Suratmi menambahkan, modus tersangka ini merayu korban dengan iming-imingi uang Rp 2.000 hingga Rp 4.000. Setelah itu korban dicabuli. ”Uang itu katanya untuk jajan korban,” kata AKP Suratmi.

Sementara tersangka yang ditemui di sela-sela pemeriksaan, hanya bisa terdiam dan menangis di ruang Satreskrim. Saat ditanya soal pencabulan itu, tersangka malah membantah. ”Saya tidak pernah melakukan, itu semua fitnah,” ucap tersangka yang mengenakan baju tahanan warna merah beberapa pecan yang lalu.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, oleh Kejaksaan Negeri Surabaya selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gusti Putu Karmawan, SH, telah mengeluarkan dakwaan dengan pasal 82 UU RI No. 32 Tahun 2002 tentang perlindungan anak .

Dalam pesidangan di Pengadilan Negeri Surabaya secara tertup, memasuki keterangan saksi-saksi dari pihak korban dan siding akan kembali pada pecan depan dengan menghadirkan saksi-saksi lain. (suan/pur)

Jembatan Gantung Desa Indikat Ilir Dibakar Orang Misterius

Editor:: Achmadi MS | Wartawan:: Achmadi MS Berita Sabtu, 13 September 2014 | 11.14

LAHAT - Jembatan gantung desa indikat ilir kec.gumai talang adalah akses jalan transportasi masyarakat desa untuk melakukan aktivitas mereka sehari –hari  untuk mengangkut hasil dari pertanian dan perkebunan masyarakat desa tersebut .

Dengan ini masyarakat sangat terkejut melihat jembatan gantung sudah rusak dan terbakar yang tidak di ketahui oleh masyarakat setempat atas perbuatan yang sangat merugikan orang banyak terutama masyrakat desa indikat ilir, dan sekarang jembatan gantung tak bisa di lewati lagi akibat perbuatan tangan orang yang tidak di kenal.

Padahal jembatan gantung tersebut di buat hasil dari swadaya masyarakat desa ,dan terbakarnya jembatan gantung tersebut pada hari  jum”at  05./9/14, jam ,03.00 pm.

Yang mana masyrakat setempat melaporkan pada kepala desa dan pada camat gumai talang , dan hal ini langsung di sampaikan juga kepada pemerintah kab.lahat .

Adapun hari ini wakil bupati lahat langsung meninjau lokasi terbakarnya jembatan gantung yang terletak di desa indikat ilir dan di dampingi oleh kabid perencaan pu.bina marga lahat khairul dan dan kepala kesbanpol  Khairudin SH,serta awak midia, dan bersama masyarakat desa meninjau lokasi, yang mana untuk menuju jembatan gantung  yang terbakar sangat jauh lebih kurang  dua kilomter[2 .km] dari desa .tgl .12/09/14.

Wakil bupati lahat Marwan Manyur SH,MM . menyampaikan kepada masyarakat desa saat di lokasi kami sangat prihatin melihat keadaan jembatan tersebut yang tidak bisa di gunakan lagi oleh masyarakat padahal jembatan tersebut satu –satunya akses jalan untuk di gunakan dalm mengangkut hasil dari pertaniaan maupun perkebunan ,tapi dengan ini kami dari pemerintah akan menganggarkan pembuatan jembatan yang baru pada TH ,2015 nanti ,dan untuk semantara ini kami bantu dana untuk pembuatan jembatan sementara secara bergotong royong . ujarnya.

Di tambahkan oleh camat gumai talang ujang Kurniawan mengatakan kami sangat prihatin atas kejadian tersebut dan kami pemerintah kecamatan sangat membutuhkan impormasinya pada masyarakat siapa yang melakukan pembakaran jembatan tersebut saya harap secepatnya dapat melaporkan kepada kami supaya dapat kita tindak lanjuti dan dapat di laporkan kepada fihak yang berwajib.katanya.

Juga di tambahkan oleh kepala desa indikat ilir Beroto. mengatakan saya mewakili masyarakat desa atas kunjungan bapak wakil bupati lahat bersama tim pu Bina marga  lahat .melihat langsung ke lokasi atas terjadinya pembakaran jembatan gantung ,kami sangat berterima kasih walaupun lokasi tersebut sangat jauh tetap semangat walaupun jarak yang sangat jauh dengan di tempuh jalan kaki katanya.(akril)

Pemkab Diminta Evaluasi PL Proyek Dinas PU Dan Pengairan Lahat

LAHAT – Lelang  proyek  Di Dinas PU Bina Marga Dan Pengairan  Kabupaten Lahat  untuk         1. pekerjaan Rehabilitasi Saluran D.I Tanjung Sakti Pumu yang dimenangkan Oleh CV. Mandala Sakti dengan nilai Tawaran Rp. 867.400.000,- 2. Rehabilitasi Saluran D.I  Pama salak Jarai dengan nilai Tawaran Rp.424.600.000,- yang dimenangkan oleh CV.Putri Sulung dengan tawaran Rp.440.000.000-, Tahun Anggran 2014 dinilai cacat hukum. Pasalnya, perusahaan tersebut masuk dalam tahap daftar  blacklist Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Lahat  tahun anggaran 2013-2013, CV.Mandala Sakti untuk pekerjan pembangunan kios Pasar ikan Tradisional dan sarana Penunjang serta CV.Putri sulung untuk pekerjaan Rehabilitasi saranan dan pemasangan pagar KAD Tanjung sirih.

Dinas peternakan dan Perikanan kabupaten telah memutus kontrak CV. Mandala Sakti dan  CV.Putri sulung karena sampai dengan waktu yang sudah disepakati ke  2 dua prusahaan tersebut  tidak dapat meyelesaikan pekerjaan hinga 100 %  dan atau telah menetapkan sanksi atau blacklist, pada 27 Desember 2013, karena menilai perusahaan tersebut gagal dalam pelaksanaan pembangunan, dan bermasalah, sehingga proyek di putus kontrak.

Sesuai dengan peraturan pengadaan barang dan jasa, apabila penyedia barang dan jasa ditetapkan masuk daftar hitam oleh PA/KPA, maka badan usaha tersebut tidak dapat ditunjuk sebagai pemenang tender dalam proses pengadaan barang dan jasa selama dua tahun sejak ditetapkannya tanggal blacklist atau putus kontrak .

Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Lahat  ULP kabupaten Lahat, PA dan KPA , dalam hal ini terkesan mengacuhkan peraturan sebagai pemenang tender untuk   pekerjaan Rehabilitasi Saluran D.I Tanjung Sakti Pumu dan Rehabilitasi Saluran D.I  Pama salak Jarai . Hal ini menimbulkan kecurigaan sejumlah pihak, yang menganggap adanya permainan antara PU Bina Marga  dan pemenang tender

Ketua Lembaga Pusat Analisis Transparansi  untuk Anggaran Provinsi Sumsel Keny S.Balada, SH,MH,  dikonfirmasi  (9/9) menanggapi, jika perusahaan yang telah putus kontrak untuk 1 pekerjaan  dan masuk daftar hitam atau blacklist, menjadi pemenang tender pengadaan barang dan jasa, hal itu patut dicurigai. Sebab, dalam hal itu kemungkinan terjadi kerjasama antara panitia lelang dengan perusahaan.

"Apapun alasannya, perusahaan yang putus kontrak pada pekerjaan sebelumnya atau  blacklist tidak boleh ikut lelang, apalagi sampai menjadi pemenang. Ini bisa saja ada permainan orang dalam agar perusahaan itu dimenangkan," ujarnya.
Untuk itu, Tb Keny  meminta agar Pemkab Lahat , khususnya panitia lelang dan Pejabat Pengguna Anggaran melakukan Tender atau  lelang ulang, karena pemenang dianggap cacat hukum dan gagal tender. 
"Lelang ini tentu harus di ulang, karena pemenang tender tidak sah. Kecuali, ada keputusan pengadilan yang memperbolehkan perusahaan itu menbgikuti lelang," terangnya, Senin (31/3).

Sementara, salah seorang peserta lelang yang enggan disebutkan namanya ,  mengatakan, perusahaannya mengikuti lelang proyek tersebut, meski pun kalah dalam proses pelaksanaan lelang. Namun, pihaknya telah mengikuti seluruh prosedur lelang sesuai dengan aturan yang berlaku. "Perusahaan kami ikut, dan sesuai prosedural mengikuti lelang. Tetapi dinyatakan kalah, dan proyek dimenangkan CV. Mandala Sakti " katanya,

masih menurut dia , pihaknya mengajukan keberatan setelah mengetahui pemenang tender masih terdaftar sebagai perusahaan yang putus kontrak disala satu dinas kabupaten Lahat . Namun, hal itu tergantung sudut pandang panitia lelang, apakah mengacu kepada peraturan pengadaan barang dan jasa atau tidak.
"Seharusnya panitia lelang dapat teliti ketika memeriksa berkas perusahaan peserta lelang. Jika mengacu kepada peraturan, harusnya tidak boleh perusahaan yang blacklist ikut lelang. Sebaiknya semua dikembalikan kepada peratutran, dan tergantung dari sudut pandang mana panitia melihatnya," katanya” (firdaus almsyah)(akril)